TRANSFORMASI MENUJU BUSANA SYAR'I




Sungguh tak terasa ya , aku mengenakan kerudung di tahun dan bulan ini tepat berusia tujuh tahun hohohoho dan pernah kisahnya pertama kali berkerudung aku tulis disini , waktu yang masih terbilang berusia belia , masih harus terus belajar membenahi pakaiannya lagi , secara kerudung yang aku pakai masih belum termasuk yang syar'i maksudnya kerudung besar dan lebar, juga pakainnya belum pakain yang disyariatkan yaitu gamis baju longdres tanpa lekukan tubuh dan ini aku masih transformasi perubahan menuju ke arah perbaikan terus dan terus , memang menggunakan kerudung lebar yang sesuai tuntunan wanita muslimah tak semudah menggunakan kerudung gaul , dan butuh proses serta kesadaran diri serta hidayah,  juga pernah aku mengulas panjang lebar tentang artikel hijab gaul dan syar'i disini 

jika ku ingat-ingat dari tahun ketahun hingga tahun ke enam ini aku masih belum berubah sepenuhnya dan harus berusaha dengan penuh kesadaran diri serta pemantapan hati , bukan hanya asal nyaman berkerudung  dan berpakain , Agama Islam begitu indah menjunjung martabat seorang wanita menjaga kehormatan seorang wanita sehingga wajib hukumnya untuk menutup Auratnya seperti yang terdapat dalam Alqur'an. 

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لأزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا




“Hai Nabi, Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya*) ke seluruh tubuh mereka”. yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”{Qs. Al-Ahzab (33) : 59}.


mmmm masihkah ragu-ragu ???? iya memang masih banyak yang ragu itu terbukti masih ada saja wanita islam yang tanpa menggunakan kerudung saat beraktivitas kesehariannya , padahal dengan menggunakan kerudung wanita muslimah mudah untuk dikenal seperti yang dikutip dari Qs. Al-Ahzab (33) : 59  tapi jika di bandingkan tahun tahun dahulu insyaallah akhir-akhir ini pengguna kerudung di indonesia  semakin meningkat drastis itu terbukti di banyak instansi pemerintah atau swasta juga kalangan seleb  mbak-mbak ibu-ibu juga nenek-nenek sudah mulai berkerudung baik itu yang syar'i atau kerudung - kerudung gahul dan semoga di masa depan kami wanita muslimah indonesia bisa menggunakan kerudung dan pakaian syar'i seperti negera-negara islam lainnya.


aku ingin flashback saat tahun pertama hingga tahun terkini berkedurung

gambar ini saat pertama aku menggunakan kerudung tahun 2009 hehehe pakenya kerudung langsungan dan bajunya masih menggunakan kaos lengen panjang dan celananya jeans itu aja pas harus menggunakan kerudung malunya minta ampun, karena perubahan yang tidak seperti biasanya kadang ada yang mengkritik kadang ada juga yang mendukung..

aku dan temanku di sungai bendo tahun 2009

gambar ini adalah tahun kedua aku berkerudung tahun 2010 gimana masih sama seperti tahun yang lalu ....dan aku masih juga belum paham betul cara berkerudung menurut islam masih belum banyak mencari ilmunya.. dan masih merasa nyaman menggunakan jeans dan kaos lengan panjang saat jalan-jalan di hutan seperti ini

aku dan sahabatku di alas purwo tahun 2010



gambar ini tahun ke tiga di ambil pada tahun 2011 gimana masih saja sama ya ??? haduh masih merasa   nyaman aja sih ya berbusana simple kayak gini apalagi pas acaranya bolang kehutan. masih kagak ngerti busana syar'i itu haruskah ?

aku dan kawan-kawan pas bolang di air terjun tahun 2011


gambar ini adalah tahun ke empat pada tahun 2012 masih berasa nyaman dengan kerudung model segi empat dan di selempang sederhana tanpa hijab model-modelan,  jeans selalu masih aku pake kemanapun acaranya 

aku dan sahabat kecilku saat pengambilan photo prawed sahabatku baju pink :) tahun2012


gambar ini adalah tahun ke lima pada tahun 2013 , gaya berbusanaku masih sama dan masih belum paham betul apa itu busana syar'i ?? jadinya masih saklek dengan gaya celana jeans kerudung pada umumnya masih seperti tahun-tahun lalu

aku dan teman kelas perpus pas ikut seminar perpustakaan di STAIN tahun 2013

gambar ini adalah tahun ke enam pada tahun 2014, iya masih belum berubah, masih merasa nyaman dimanapun kapanpun acaranya baju yang aku kenakan ya semacam itu modelnya termasuk kerudungnya merasa nyaman dengan kerudung segi empatnya yang bisa di modif dengan berbagai gaya atau hanya di gunakan model standart saja. 

aku dan para wisudawan/ti selesai mengikuti seminar tahun 2014



Di tahun 2015 ini aku baru sedikit memahami dan menyadarinya tentang tata cara bagaimana cara berpakaian yang menurut islam itu benar, karena selama ini aku hanya beranggapan yang penting kepala tertutupi rambut tak kelihatan sudah itu cukup dikatan berjilbab, namun dengan banyak info yang dapat diakses baik itu dari media massa jejaring sosial aktivis muslimah atau pengajian-pengajian yang  gencar menyerukan pakaian syar'i, dan aku baru menengoknya sekarang woooyy kemana aja selama ini ?? 
iya jujur saja dulu saat melihat wanita-wanita berpakain dengan rok panjang dan baju longgar kerudung lebar juga kadang longdress lebar tidak ketat dan kerudungnya yang lebar ditambah pakai kaos kaki pula dan kadang ada juga ditambah dengan cadar jadi tinggal matanya saja yang kelihatan ,  aku merasa gag nyaman jangankan memakai melihatnya saja terasa gerah. Dan ternyata itulah pakaian muslimah yang sebenarnya bukan pakaian seperti yang aku kenakan hingga saat ini, Astagfirullah ..................... #mengheningkanhati

dan aku seperti merasa masih belum beneran berjilbab yang sebenernya dan semenjak diawal tahun 2015 yang lalu aku mulai sedikit demi sedikit meninggalkan celana ternyamanku walau kadang masih terasa berat setidaknya aku sudah mulai belajar menyamankan menggunakan rok dalam setiap aktifitas kerjaku sedikit demi sedikit karena semua butuh proses tidak bisa instan karena kalau yang instan-instan itu selalu cepat berakhir, seperti pengalamanku saat proses berkerudung dulu, juga tidak langsung menggunakan kerudung, saat itu selalu mengutamakan kenyamanan pakaian lengan pendek dan celana sebetis atau sedengkul pokoknya nyaman hayuuuk pake aja, tapi dengan adanya ilmu syariat berpakaian menurut islam lambat laun aku mulai meninggalkannya tahap demi tahap hingga ke tahapan yang lebih tinggi, bukankah belajar itu seperti pendaki gunung ?? tidak bisa langsung secara instan udah sampai ke puncak tanpa melewati susah payahnya pendakian.

Dan aku masih belajar memantapkan hati lagi belajar memaknai arti berbusana dalam pandangan agamaku (Islam ) bukan kerena kenyaman seperti mau kita sendiri, tetapi belajar mengikuti syariat demi mendapatkan ridho-NYA.  jadi hijab yang nyaman di hati adalah hijab yang mampu menjaga kehormatan, tidak di ganggu. seperti kutipan dari Qs. Al-Ahzab (33) : 59 semoga kita para wanita muslimah istiqomah dengan hijab syar'i nya.

gambar ini adalah tahun ke tujuh pada tahun 2015, iya sudah mulai meninggalakn celana walapun masih belum sepenuhnya :), . dan kebetulan sekali di instansiku juga mengharuskan untuk pakaian wanita menggunakan rok, jadinya Alhamdulillah tidak merasa sendirian . padahal sebelum-sebelumnya aku anti menggunakan rok :), dan ternyata nyaman juga yah.... kalau pantes ya alhamdulillah kalau gag pantes ya dipantes-panteskan aja hehehehehe....

masih belajar berbusana syar'i mulai perlahan meninggalkan pakaiancelana jeans yang menurutku nyaman semoga istiqomah, 




Tulisan diikutkan Giveaway Hijab yang Nyaman di Hati


Related Posts
Previous
« Prev Post