RUJAK SOTO BABAT



Sebenernya jika harus memilih tentang makanan, aku lebih suka dengan makanan yang dibuat oleh emakku, mungkin karena efek kulino ( kebiasaan ) itulah sebabnya yang membuat aku beranggapan makanan yang paling enak pol ya masakan emakku lah ya.....

Nah kali ini aku mencobba untuk mulai mencoba masakan yang disajikan oleh warung-warung yang ada disekitar rumahku, masih masakan/makanan desa , secara lidahku juga masih belum mampu kalau suruh merasakan masakan/makanan yang tingkatnya nasional apalagi internasional. maklum masih orang ndeso hahahahaha masih perlu banyak latihan dalam soal selera cita rasa....

baiklah, masakan yang aku posting kali ini adalah masakan yang lumayan mengenyangkan perut juga.
 sebenernya kalau ada niat pasti juga bisa kok buat sendiri di rumah, paling yang membedakan hanya soal rasa... rencananya entah kapan aku pengen banget buat sendiri hihihi :)


kedai rujak


harga yang ditawarkan juga relatif murah kok, rata-rata berkisar Rp. 5000 - 10.000 dan kali ini aku pesan 
1. rujak soto babat harganya Rp. 8.000


 sebenernya jenis rujak soto itu hanya satu yang membedakan hanya tambahan ikannya saja,  salah satunya ada rujak soto babat, soto ayam, soto cingur, soto campuran tempe  


pertama sajian


santap habis

nah soal rasa di warung ini rasanya lumayan juga . apa pas aku lapar yaaa hahahaha,,, dan intip-intip ini dia paduan cara membuat rujak soto bisa dipraktekkan sendiri di rumah  




resep untuk rujak soto babat

Bahan:
  • 100 g babat (lambung isapi), rebus, goreng, potong 2 cm
  • 100 g tempe, goreng, potong dadu 2 cm
  • 100 g kacang panjang, potong-potong 2 cm, rebus, tiriskan
  • 2 buah tahu cina, goreng, potong dadu 2 cm
  • 2 buah lontong, iris bulat
  • 1 ikat kangkung, siangi, blansir
  • 1 buah mentimun kampung, iris bulat tipis
Bumbu rujak: 
  • 100 g kacang tanah, goreng
  • 100 g gula merah
  • 5 buah cabai rawit
  • 2 sdm air asam jawa
  • 1 buah/± 150 g pisang batu
  • 3 sdm petis udang
  • 1/2 sdt terasi, bakar
  • 1/2 sdt garam
  • 50 ml air matang
Kaldu soto:
  • 2 L air
  • 250 g daging ayam
  • 2 sdm minyak sayur
  • 2 cm lengkuas, memarkan
  • 2 batang serai, memarkan
  • 2 batang bawang daun, iris tipis
  • 200 g jeroan sapi (usus, paru, babat), rebus hingga empuk, tiriskan, potong-potong
Bumbu, haluskan: 
  • 2 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 2 butir kemiri
  • 1 cm kunyit
  • 1 cm jahe
  • 1 sdt merica bubuk
  • ½ sdt garam
Pelengkap:
  • Daun seledri, iris tipis
  • Bawang merah goreng
  • Kerupuk
Cara Membuat:
  1. Bumbu rujak: Haluskan semua bahan hingga halus. Tuang air, aduk rata. Sisihkan.
  2. Kaldu: Rebus air dan daging hingga mendidih dan daging lunak. Angkat daging, potong sesuai selera. Sisihkan kaldunya.
  3. Panaskan minyak, tumis bumbu halus, daun jeruk, lengkuas, dan serai hingga harum. Masukan bawang daun, aduk rata.
  4. Masukan jeroan dan daging ke dalam bumbu tumis, masak hingga bumbu rata.
  5. Kecilkan api, tuang kaldu. Masak hingga mendidih dan bumbu meresap (± 30 menit). Angkat.
  6. Susun semua bahan rujak di piring saji, sendokkan bumbu rujak ke atasnya. Sirami dengan kuah soto beserta daging dan jeroan.
  7. Sajikan panas disertai pelengkap.



Related Posts
Previous
« Prev Post

2 comments

May 5, 2015 at 8:08 PM

bumbunya benar-benar perpaduan antara rujak dan soto, ya :)

Reply
avatar
May 6, 2015 at 4:04 PM

hy, mak mira :) makasi atas kunjungannya,,,
iya itu memang 2 masakan di jadikan satu, jadilah rujak soto babat khas BANYUWANGI....

Reply
avatar