Jaminan Kesehatan Nasional ( JKN )

Alhamdulillah ya Mey udah datang berarti udah masuk bulan Rajab ( kalender arab ) dan sebentar lagi Ramadhan akan datang lagi... semoga diberi kesehatan lahir batin, umur panjang banyak rejeqi, supaya bisa  mengikuti serangkaian kegiatan di bulan Ramadhan Amin....

Dan kapan hari aku beserta apakku baru aja selesai membuat kartu jaminan kesehatan nasional ( JKN ) , padahal rencananya apak saja yang aku buatkan, eh ternyata harus satu keluarga ( kartu keluarga KK) yang menjadi acuannya , dan kebetulan di KKnya apak hanya ada aku maka secara otomatis aku harus buat juga walaupun aku gag mau, hahahaha hukumnya  wajib, baiklah gag ada ruginya juga itung itung untuk amal membantu keluarga yang sedang sakit dan membutuhkan dana, setidaknya aku memberi sedikit dana talangan untuk mereka -mereka yang sedang butuh perawatan medis, dan aku juga berharap semoga aku dan apak juga seluruh keluargaku muslimin dan muslimat selalu di limpahkan kesehatan baik lahir maupun batin , juga rejeQi yang terus mengalir agar mampu memenuhi kebutuhan hidup dunia juga akhiratnya.  dan ternyata sehat itu mahal ( bagi mereka yang sudah pernah mengalami sakit ).


kantor cabang banyuwangi


Walaupun tidak begitu mengerti betul tentang JKN bisa di telusuri di sini tapi secara sederhana niatnya bagus, pemerintah memberi dana talangan untuk kesehatan masyarakat di seluruh wilayah NKRI dengan cara mencicil seperti angsuran, dan masyarakat bisa memilih angsuran sesuai dengan kemampuannya,  di situ ada tiga pilihan kelas dan aku memilih kelas dengan angsuran paling murah ahahahaha... karena emang mampunya aku bayar segitu. 
ingat pemerintah hanya membantu secara cicilan bukan GRATIS... warga membayar uang kesehatan hanya saja sifat pembayarannya tidak secara tunai. 

Sebenernya BPJS sama JKN itu apa beda ya ??? jika di lihat dari alamat situsnya emang beda sih tapi yang intinya sama-sama dari badan kesehatan dan aku mendaftarkan untuk jadi peserta juga lewat kantor cabang BPJS yang ada di kabupatenku. dan ini dia situs BPJS ini situs JKN 

untuk keterangan lebih lanjut dan berniat untuk menjadi peserta kesehatan bisa di ubek-ubek dulu informasinya di situsnya BPJS biar gak salah info seperti pengalamanku waktu mau daftar dulu, 
dan ingat jangan tunggu sakit dulu baru daftar buat kartu, nanti bakalan ribet mending sedia payung sebelum hujan jadi pas hujan udah ada payungnya.

oya seingetku persyaratannya juga simple aja kok
1. KTP satu keluarga ( dalam KK ) aslinya di bawa juga dan yang photocopynya di serahkan 
2. Kartu Keluarga ( KK )  aslinya di bawa juga dan yang photocopynya di serahkan
3. Pas pHoto ukuran 3X4 warna 1 lembar aja
4. rekening Bank photocopy
5. mengisi formulir yang sudah disediakan

dan ini alur mendaftarnya
menuju ruang 1 disitu ada petugas yang bakal mengintrogasi calon peserta juga di mintai persyaratan no 1 - 3 dan mengisi formulir tapi kalau pas baik di isikan sama petugasnya hihihihi jadi hemat tenaga.

petugas ruang 1 dan pak satpamnya :P


selanjutnya duduk manis di ruang tunggu dan di kasi nomor antrian oleh pak satpam * nomor antriannya keren hehehe pake mesin digital gitu hahaha norak amat sih... maklum lahya baru tahu ....

dan setelah nomor antriannya kepanggil lalu menuju ruang 2, petugas bagian pendaftaran formulir mengintrogasi beberapa pertanyaan dan bla-bla lalu menyerahkan berkas no 1-5 dan juga ditanya angsuran berapa yang mau dipilih dan itu berpengahur dengan fasilitas kesehatannya dapat kelas berapa dan aku dapat kelas 1 ( kelas terendah ),    pilih sesuai dengan kemampuannya ya .. yang penting bayarnya rutin dan tidak sampai telat karena kalau telat juga ada dendanya loh ...



ruang tunggu antrian dan ruang 2

setelah itu, menuju loket pembayaran angsuran pertama di bayarkan secara langsung ( tunai ) pada petugas Bank dan bank yang aku pilih BRI karena tempat aku menabung selama ini ya di BRI daripada ribet kan mending bayar pada Bank yang sudah ada aja, Karena BPJS menyediakan tempat pembayarannya pada 3 Bank , BRI, MANDIRI dan 

setelah selesai melakukan transaksi pada Bank kembali lagi duduk dalam ruang tunggu dan di beri nomor antrian lagi untuk kembali ke ruang dua tadi untuk mengambil surat bukti Bank pembayar angsuran dan  kartu BPJSnya yang udah siap di bawa peserta juga tanda tangan serah terima.

nah aku dan apak udah resmi menjadi anggota peserta BPJS JKN jadi kalau sakit  langsung ke layanan kesehatan yang sudah ditentukan dari BPJS dan menunjukkan kartu kesehatannya

dan kartu ini kartu seumur hidup tidak ada kadaluarsanya dan tentunya juga angsurannya seumur hidup, boleh berhenti apabila peserta tersebut dinyatakan meninggal dengan cara melampirkan surat kematian pada kantor BPJS setempat ( atau tempat mendaftarnya dulu )

Oya syukur-syukur kalau aku tidak pernah masuk rumah sakit lagi biar angsuranku di manfaatkan bagi peserta yang sedang sakit parah  dan butuh biaya medis tinggi

karena kartu ini seperti sebuah rantai sosial..... membantu tanpa tahu siapa yang kita bantu tapi yang jelas yang kita bantu adalah mereka-mereka yang sedang sakit dan butuh perawatan biaya tinggi... khususnya warga negara indonesia yang secara ekonomi kelas menengah kebawah...

dan mari kita hidup secara sehat lahir dan batin dengan banyak beramal juga menerapkan pola hidup sehat......







Related Posts
Previous
« Prev Post