wooooowww.... lama bangettzz rasanya gag pernah Jelajah Alam Illahi ( JAI ) terakhir berpetualang sekitar 12 bulan yang lalu pas akhir tahun 2012 yang cerita lengkapnya ada sini
Karena sepanjang tahun ini , kesibukanku yang luar biasa padatnya sampek-sampek waktu untuk berpetualang seperti jaman muda dulu tak bisa terpenuhi, hihihihi,,,,, Tapi ternyata Allah masih memberikan kesempatan itu, tentunya pada waktu yang tepat pula, iya pas liburan sekolah, alhamdulillah walaupun petualangannya masih tetep kawasan lokal tapi tetap ku syukuri dan kunikmati tentunya nikmat sehat, nikmat kaya ( kaya hati, kaya niat, kaya raga ) hehehehe, dan kali ini, aku kembali mendaki Ijen... huahahahahaa.... kok ijen lagi ?????? eitsss jangan salah dan kecewa dulu, karena biarpun udah 3 x ke ijen tapi tak sekalipun aku pernah berkunjung dan menyaksikan secara langsung Kebesaran ciptaan Allah dari jarak 10 cm hihihihii,, soalnya kalau 5 cm terlalu dekat bisa-bisa tubuhku angusss kelalap BLUE FIRE, gag mau kalah dong dengan wisatawan asing, mereka-mereka lo bela-belain datang jauh-jauh dari luar negeri hanya untuk menyaksikan blue fire , sementara aku yang tinggalnya disini belum menyaksikan yang namanya Blue fire dari jarak yang bgitu dekat, Karena rasa penasaran yang begitu menggebu akhirnya ada tawaran medaki ijen lagi waaaahhh klop banget nih ....
![]() |
| jambu - pal tuding |
Tepat tanggal 21 - 12 - 2013 rencana ku terealisasi dengan kelompok gabungan , kali ini anggotanya lumayan banyak banget sekitar 26 orang dengan usia yang bervariasi mulai dari anak 13 th sampai 33 tahun Perjalanan kami mulai pukul 12.00 siang dengan ditemani guyuran hujan yang lumayan , biarpun hujan, tak menghalangi niat kami , tetap diterjang dengan menggunakan mobil pickup dan sebagian bersepada motor,
wooow ternyata sekarang jalan menuju Ijen tak separah 3 tahun yang lalu lebih sipp, ya mungkin karena ada TOUR DE IJEN itu yang membuat jalan dari jambu menuju Pal Tuding diperbaiki sebaik-baiknya, malu dong sama Tamu manca negara yang bayarnya mahal tapi fasilitas yang ada sangat jelek sekali, minimal jalan menuju Pal Tuding harus dinyamankan.
Sepanjang perjalanan dari Jambu menuju paltuding proyek perbaikan jalan masih berlangsung terlihat dari kiri kanan jalan masih ada beberapa pekerja proyek membangun tenda untuk menginap selama perbaikan jalan berlangsung, kini kendaraan yang malaju menuju Ijen tak sesulit dan seseram beberapa tahun yang lalu bisa dibilang jalanan lancar walaupun mobil mulus tetap bisa meluncur dengan baiknya tanpa harus was-was dan ketar ketir lagi......
![]() |
| pintu gerbang pos 1 ( paltuding ) |
Alhamdulillah tapat pukul 14.14 rombongan kami tiba dengan selamat di (pos I ) paltuding, walaupun hujan, kami tetap bahagia, setelah melapor kepada petuga setempat, rombongan kami narsis-narsis dulu, hhihihihiiii,,,,

Maaf sebagian fotonya ke hapus.... hikz.....
Seperti biasa bolangnya nekat, kami tidak membawa tenda dan perlengkapan lainnya, hanya membawa 1 gulung tikar untuk 26 orang huahahahahhaa.....emang kurang bondo rombingan kami, maunya yang murah meriah, dan akibatnya kami bermalam di pondok wisma yang memang telah disediakan oleh dinas setempat , dan untungnya lagi tempatnya belum penuh. Efek dari rasa dinginnya hujan dan hawa pegunungan serta lelah dalam perjalanan membuat perut terasa keroncongan, akhirnya setelah mempersiapkan tempat , kami mulai menyantap bekal yang kami bawa, istimewa ternyata, bontotanya buanyaaak banget , maklum orang indonesia asli, makanan selalu jadi nomor satu saat bepergian apalagi bepergiannya ke hutan hihihihi....



Jadwal berikutnya setelah perut kenyang, tak lupa kami sempatankan untuk sholat ashar berjamaah di mushollah , dinginnya air gunung tak menghalangi niat kami untuk beribadah, Alhamdulillah biarpun cuaca hujan tapi pengunjungnya lumayan banyak juga maklum pas liburan sekolah dan mendekati tahun baru jadinya pas banget pengunjungnya banyak juga,,,,
Sambil menunggu malam tiba, sebagian rombongan anak-anak muda bertugas mencari kayu bakar disekitar lapangan untuk persiapan api unggun nanti malam, sebenarnya dikantin ada juga yang jual sekitar 15.000, tapi daripada buang uang 15.000 sepakat mending cari saja disekitar sini, dan alhasil api unggunnya kayak gini wkwkwkwkwkwk.....
Detik-detik dalam penantian , cuaca dingiiin menyapa tubuh menembus tulang, bernarsis-narsis dulu.... sambil main game kayaknya sedikit mengusir dingin deh...





![]() |
| penampakan disenja hari 17.30 wib |
Jam mulai menunjukkan pukul 18.00 melanjutkan sholat magrib dan sholat Isya', kami kembali ke pondok wisata, menikmati sisa-sisa makanan yang ada, dan selanjutnya menghangatkan diri diarea api unggun yang nyalanya tidak seberapa, dingin mulai menyapa tulang sumsum, alhamdulillah hujan mulai menyingkrih entah kemana, langit mulai kembali bersinar, rembulan dan bintang mulai bermunculan, ada sedikit perasaan lega, sambil menunggu detik-detik jam 12 malam, kami istirahat sebentar untuk sedikit mengumpulkan tenaga untuk nanti malam, tapi rasa-rasanya tidurpun tak nyaman, tetangga sebelah ramai tak karuan, akhirnya kami terbangun dan melakukan sedikit permainan agar tubuh tidak semakin menggigil, jam terasa lambat berjalan , masih saja jam 10 malam , udara semakin superrrrrr dingin, gag tau berapa derajat yang jelas cukup membuatku salah tingkah, tidur tidak bangun pun, malas jalan-jalan pun tak nyaman, bernarsis-narsis lagi sajja deh kayaknya..



![]() |
| penampakan jam 11.00 malam |
![]() |
| tak ada aktifitas |
Asli gag tahu harus ngapain, hanya duduk-duduk tanpa ada aktivitas yang membuat keringetan, menanti jam dua belas terasa lamaaa sekali, hanya duduk-duduk melihat pendaki lain bermain kartu dengan serunya, kami melongo..... jiahahahaha......
Kondisi tidur yang tak nyaman, mungkin sebagian orang yang tak suka berpetualang, mereka akan berfikir seribu kali untuk bisa melakukan hal seperti ini, iya... karena benar-benar tidak nyaman, sangatttttt dingin dan menyesakkan dada, seperti gelandangan yang tidur dijalanan, ditengah cuaca yang super dingin tanpa alas tidur, tanpa guling/ bantal tanpa selimut yang tebal, kami hanya beralaskan kayu ditutupi dengan jas hujan, ya cukup itu saja, tapi bagaimana rasanya ??? ikhlas legowo tanpa ngomel / ngoceh yang macem-macem, tanpa mengeluh atau gaduh, ya dinikmati saja, tanpa manja-manjaan, padahal villa juga tersedia di rest area jika punya uang lebih, tapi tidak aku lakukan , karena aku menjaga rasa kebersamaan dan itu ternyaata lebih nikmat.....rasanya :) ( tidur seperti ini bukan pertama kali, tapi ini yang pertama bagi teman sebelahku hehehe tetap semangat kawan )
Ting....Tong....
Jam 23.30 akhirnya kami berangkat , padahal rencananya jam 00.00 tapi kami ajukan lebih awal, alasnnya kami gag bisa tidur dan semakin tidur tubuh semakin menggigil hebat, setelah berkemas dan membersihkan tempat , kami berkumpul melingkari api unggun dan mulai beroda'a menurut keyakinan masing-masing, dan perjalanan pendakian dimulai............... Bismillah semoga selamat dan menyenangkan amin....
Pendakian kali ini berbeda rasanya, karena rame banget , bareng anak-anak muda jadinya semangatnya luar biasa, sempat ketar ketir juga, kuat gag ya anak-anak ini ???? ternyata langkah mereka jozzzz banget ueyy... tapi diantara rombongan kami , ada juga yang tidak kuat terpaksa harus sabar menunggu. ya sebuah pembelajaran lagi, setia kepada kawan dan menjaga rasa kebersamaan serta saling tolong menolong dalam kesulitan ditengah hutan
![]() |
| di atas gunung dalam perjalanan pendakian jam 00.00 wib |
Pendakiannya lumayan lama, masalahnya tenaga orang tidak sama, ada yang kuat ada juga yang lemas, apalagi istirahatnya kurang juga, jadi wajar saja banyak yang K"O , tapi Alhamdulillah aku baik-baik saja sampai menuju bibir kawah,
Tepat pukul dua dini hari rombongan kami tiba di Bibir kawah, eh ternyata banyak yang mendirikan kemah disini to ??? sayang kamera jelekku tak bisa menembus malam dan kabut jadinya gag bisa ambil photonya :(
Sebagian rombongan terpisah, anak muda-muda sampai terlebih dahulu, mereka sudah duduk manis sambil bermain kartu tepat diatas gunung ijen ckckckckck... maklum kabut belum menyapa rombongan kami jadinya masih bisa bernafas dengan lega menikmati cuaca diatas pegunungan. akhirnya kami berpisah disini, aku dan beberapa rombongan melanjutkan tujuan berikutnya yaitu menyaksikan " BLUE FIRE " Blue Fire itu apa sih ? blu fire itu berasal dari kata bahasa inggris artinya api biru, berarti apinya itu berwarna biru persis dengan nyala kompor gas...kok bisa gitu?? secara ilmiah aku gag bisa menjelaskan kalau penasaran silahkan cari sendiri informasinya, kalau secara pikiranku, Itu semua kuasa Allah.. bukankah dalam Al-Qur'an sudah dijelaskan tanda-tanda kebesaran Allah bagi orang-orang yang berfikir... terlepas dari itu semua..aku dan mungkin sebagian orang yang pertama kali berkunjung menyaksikan Keindahan sekaligus kengerian ciptaan Allah bakalan nyiut nyali... persis bahkan bisa di gambarkan apakah besok di akhirat nanti neraka seperti ini ? Wallohualam...Sungguh subhanallah pkoknya menyaksikan blue fire dari dekat itu sesuatu bangetzzz...., dan serunya lagi menuju blue fire itu tidak mudah hampir pinsan rasanya saat kabut belerang mulai datang untuk ukuranku itu sulit bangeeetttzzz... Rombonganku hanya 7 orang yang ikut ke bawah dan almadulillah sampi kembali ke bibir kawah tidak ada yang pinsan karena kelelahan ataupun karena Asap belerang yang menyengatnya super dasyat, terimakasih Ya Allah....
Ini dia koleksi - koleksi penampakan " blue fire " yang berhasil diabadikan kalau belum puas n penasaran silahkan datang sendiri di tempat ini dan rasakan sensasi trackingnya top.........markotop..
Tepat pukul dua dini hari rombongan kami tiba di Bibir kawah, eh ternyata banyak yang mendirikan kemah disini to ??? sayang kamera jelekku tak bisa menembus malam dan kabut jadinya gag bisa ambil photonya :(

Sebagian rombongan terpisah, anak muda-muda sampai terlebih dahulu, mereka sudah duduk manis sambil bermain kartu tepat diatas gunung ijen ckckckckck... maklum kabut belum menyapa rombongan kami jadinya masih bisa bernafas dengan lega menikmati cuaca diatas pegunungan. akhirnya kami berpisah disini, aku dan beberapa rombongan melanjutkan tujuan berikutnya yaitu menyaksikan " BLUE FIRE " Blue Fire itu apa sih ? blu fire itu berasal dari kata bahasa inggris artinya api biru, berarti apinya itu berwarna biru persis dengan nyala kompor gas...kok bisa gitu?? secara ilmiah aku gag bisa menjelaskan kalau penasaran silahkan cari sendiri informasinya, kalau secara pikiranku, Itu semua kuasa Allah.. bukankah dalam Al-Qur'an sudah dijelaskan tanda-tanda kebesaran Allah bagi orang-orang yang berfikir... terlepas dari itu semua..aku dan mungkin sebagian orang yang pertama kali berkunjung menyaksikan Keindahan sekaligus kengerian ciptaan Allah bakalan nyiut nyali... persis bahkan bisa di gambarkan apakah besok di akhirat nanti neraka seperti ini ? Wallohualam...Sungguh subhanallah pkoknya menyaksikan blue fire dari dekat itu sesuatu bangetzzz...., dan serunya lagi menuju blue fire itu tidak mudah hampir pinsan rasanya saat kabut belerang mulai datang untuk ukuranku itu sulit bangeeetttzzz... Rombonganku hanya 7 orang yang ikut ke bawah dan almadulillah sampi kembali ke bibir kawah tidak ada yang pinsan karena kelelahan ataupun karena Asap belerang yang menyengatnya super dasyat, terimakasih Ya Allah....
Ini dia koleksi - koleksi penampakan " blue fire " yang berhasil diabadikan kalau belum puas n penasaran silahkan datang sendiri di tempat ini dan rasakan sensasi trackingnya top.........markotop..




Alhamdulillah sujud syukur atas kesempatan ini, menyaksikan kebesaran Allah... sungguh membuatku merinding ngeri.......Andai saja seperti itu gambaran neraka... #nangis waktu liat pemandangan itu # , dengan terengah-engah dan penuh perjuangan untuk bisa kembali ke puncak sebelum asap mengepung, asli aku gag ngerti ternyata kalau lewat dari jam 4 subuh maka asap belerang akan segera menyerang dan itu sangat berbahaya sekali bagi pernafasan jika tidak kuat bisa pinsan mendadak di tempat tambang belerang itu, Alhamdulillah lagi aku dan rombonganku terselamatkan saat asap mulai mengepung aku sudah hampir sampai ke puncak , walau sempet hampir pinsan karena asap belerang yang kian menyengat... Akhirnya tepat pukul 04.15 Aku sudah berada di puncak dan merebahkan tubuh dan hampir dehirrasi untung air segera datang dan sekali lagi Allah menyelamatkanku Terimakasih ya Allah...
Istirahat sebentar di atas puncak sambil tiduran merebahkan lelah, menikmati hembusan asap belerang yang kian padat mengepul , tidur beralaskan pasir gunung berbantalkan tas ransel membuatku tidur sejenak #efek kelelahan#
Setelah asap belerang mulai sedikit memudar kami yang hanya tinggal 4 orang melanjutkan perjalanan pulang , pulang dengan hati riang.. karena memenangkan perjalanan, serta ditemani rintik-rintik hujan kegembiraan..Terimakasih ya Allah..Engkau tunjukkan Kebesaran dan KeagunganMu.. Lewat Alam semesta beserta Isinya...
Oya sekali lagi salut sama penambang belerang.... masyaallah... haruskah seperti itu ? mencari rejeki untuk anak istri .....???

Kepuasan itu, tidak diukur dengan sebuah kemewahan,,,,,,'
Kepuasan itu, tidak dilihat dari seberapa mahal sebuah perjalanan ...
Kepuasan itu, dari hati ... karena bisa bersatu dengan alam
Kepuasan itu, karena ikhlas menerima keadaan
Kepuasan itu, berpetualang Jelajah Alam Illahi...
Kepuasan itu, mensyukuri nikmat ciptaan Illahi...
dan Kepuasaan itu, sekali lagi datangnya dari HATI yang suci...
Kawah ijen 22 desember 2013







2 comments
Pernah ke Ijen tapi belum liat Blue Firenya, solanya salah waktu, kurang persiapan dan lain-lain, padahal jarak Ijen kerumah juga gak jauh-jauh amat. Gila keren banget koleksi foto-foto blue firenya mbak :D
ReplyBtw itu perjalanan dari banyuwangi ya?
iya bener banget tuh dari banyuwangi ....iya silahkan berkunjung ke blue fire lebih keren aslinya
Reply