POHON SIRIH KENANG-KENANGAN EMAK


 





Rasanya seperti magnet , tiap kali  ada info acara GA apapun itu ( tapi liat mood & kemampuan ) lok sanggup  pasti langsung bergegas meluncur cari ide dan ikutan nempelin postingan untuk memeriahkan acaranya, menang kalah tak jadi masalah, sebenernya lebih mementingkan belajar kemampuan mengasah tulisan, dan ide pikiran. Untuk yang kesekian kalinya aku hadir lagi mengisi label Gallery GiveAway, kali ini dengan penuh semangat aku mengikuti GA yang di selenggarakan Bunda murtiyarini.staff.ipb.ac.id temanya cukup menarik untuk di ikuti  AKU DAN POHON...

Dengan niat Bismillah aku mengikuti kontes lagi....



"POHON SIRIH KENANG-KENANGAN EMAK"

Aku lupa tepatnya kapan emak mulai menanam berbagai jenis tanaman, seingatku sejak aku SD di sebelah rumahku sudah ada beberapa jenis tanaman yang berkhasiat, misal, bumbu dapur seperti laos, jahe, kencur termasuk juga cabe, untuk tanaman hiasnya tidak terlalu banyak ada beberapa saja, termasuk beberapa jenis tanaman herbal yang banyak manfaatnya ( daun mahkota dewa, sere dll ) dan untuk jenis pohon hanya Pohon Sirih waktu itu untuk nginangnya mbah, emak menanamnya juga  , karena waktu itu di rumah masih ada mbah dan selalu menginang ( Kebiasaana nenek jaman dahulu menginang = makan daun sirih + gambir +  piinang +bako/tembakau dicampur jadi satu dan di kunyah selanjutnya saat mengeluarkan ludah merah seperti darah hihihihihihi....... ) Coba halaman rumahku luas dapat di pastikan banyak tumbuhan besar ( Pohon ) yang bermukim di situ, soalnya emak demen banget dengan yang namanya tanam menanam, apalagi banyak manfaatnya, pasti lah emak dengan giatnya memelihara semua jenis tanamannya.

Ternyata usut punya usut  budaya menginang dapat menyebabkan kanker mulut ??? apa iya ??? sumber http://id.wikipedia.org/wiki/Sirih. Mungkin bukan karena daun sirihnya tetapi lebih ke tembakaunya yang menyebabkan kanker mulut. Sebenarnya manfaat daun sirih itu sendiri banyak sekali salah satunya, dapat mengobati sakit gigi dan gusi bengkak, caranya pun mudah ambil daun sirih Hijau secukupnya. Atau berkumur dengan rebusan daun sirih ini. Sakit gigi dan gusi bengkak, berangsur-angsur akan hilang. 


Karena kemajuan jaman dan teknologi, berangsur - angsur kegiatan Orang menginang semakin punah dengan sendirinya, bahkan tanaman Sirih yang di tanam oleh Alm. Emakku tidak ada yang meminta buat nginang seperti dulu saat masih ada Alm. mbah ku. 

tempat pertama Tanaman Sirih di tanam'
ini Foto Alm. Mak dan ponakanku



doc.1997

Dengan berjalannya waktu aku n Alm. Mak mulai merubah taman kecil yang ada di samping rumah, alasannya tempat tanaman sirih yang dulu buat jemur pakaian hikz... sebenarnya tidak rela tapi, karena lahan rumahku sempit dan lahan kosongnya mulai terisi rumah - rumah penduduk, terpaksalah taman di sebelah rumah menjadi semakin minimalis, daaan.. daaaan sebagian tanaman herbal juga beberapa tanaman hias harus di musnahkan. dan sisanya di pindahkan ke tempat sebelah yang lebih sempit.

Duuuuuh... eman banget yaaa, akhirnya karena kesibukanku kerja dan harus merantau aku tidak lagi ikut-ikutan mengurus tanaman lagi murni emak lah yang dengan setia merawat tanaman rumah dengan telaten, itu terbukti dengan semakin segarnya tanaman hias dan tanaman herbal termasuk pohon sirih yang berdaun lebat. 
Beberapa tahun kemudian karena kesehatan emak menurun tak ada lagi yang mau mengurus tanaman di rumah termasuk aku yang disibukkan dengan berbagai macam kegiatan, Alhasil semua tanaman herbal layu dan mati, Innalillahi,,... Tak lama kemudian Emak Wafat Innalillahi Wainnalillahi rozi'un, semakin lengkaplah sudah tak ada lagi yang peduli dengan mereka gersang dan tidak terawat dengan baik taman minimalis sebelah rumah. Dan aku pun semakin jarang di rumah, kini taman sebelah rumah di tumbuhi rumput-rumput liar dan ilalang. 

2011
Heran binti Takjub, tanpa perawatan tanpa diapa-apakan, tumbuh dengan sendirinya mengikuti alam dan cuaca, Pohon sirih yang tinggal satu-satunya tumbuh di dekat sumur sebelah rumah , tumbuh dengan suburnya, seolah menunjukkan kepada kita semua, bahwa " aku bisa mandiri tanpa bantuan manusia, aku mahluk hidup yang dipelihara oleh Tuhanku, 
penampakan pohon sirih kenang-kenangan emak yang sempat terabaikan
doc.2011
Yaaa... itulah tanaman satu-satunya yang masih hidup dengan baik.
Aku tersadar setelah sekian lamanya..
Ini tanaman kesayangan Emakku, seharusnya aku memeliharanya dengan baik, meluangkan waktu untuk sekedar menyiram sedikit air saja. walaupun sesibuk apapun kegiatanku. 
Pohon ini mengingatkanku pada Emak yang selalu tegar dan mandiri dalam hal apapun.

Jika saja aku lebih peduli tanaman mungkin saja Pohon sirih emak akan semakin lebat dan bermanfaat banyak. Bukan rahasia lagi manfaat tanaman Pohon sirih seabrek khasiatnya.

Sekilas tentang Sirih 


Sirih
Selembar daun sirih
Selembar daun sirih
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:Plantae
(tidak termasuk)Magnoliidae
Ordo:Piperales
Famili:Piperaceae
Genus:Piper
Spesies:P. betle
Nama binomial
Piper betle
L.
Sirih merupakan tanaman asli Indonesia yang tumbuh merambat atau bersandar pada batang pohon lain[1]. Sebagai budaya daun dan buahnya biasa dimakan dengan cara mengunyah bersama gambirpinang dan kapur. Namun mengunyah sirih telah dikaitkan dengan penyakit kanker mulut dan pembentukan squamous cell carcinoma yang bersifat malignan.
Sirih digunakan sebagai tanaman obat (fitofarmaka); sangat berperan dalam kehidupan dan berbagai upacara adat rumpun Melayu.

Kandungan dan manfaat

Minyak atsiri dari daun sirih mengandung minyak terbang (betIephenol), seskuiterpen, pati, diatase, gula dan zat samak dan kavikol yang memiliki daya mematikan kuman, antioksidasi dan fungisida, anti jamur. Sirih berkhasiat menghilangkan bau badan yang ditimbulkan bakteri dan cendawan. Daun sirih juga bersifat menahan perdarahan, menyembuhkan luka pada kulit, dan gangguan saluran pencernaan. Selain itu juga bersifat mengerutkan, mengeluarkan dahak, meluruhkan ludah, hemostatik, dan menghentikan perdarahan. Biasanya untuk obat hidung berdarah, dipakai 2 lembar daun segarPiper betle, dicuci, digulung kemudian dimasukkan ke dalam lubang hidung. Selain itu, kandungan bahan aktif fenol dan kavikol daun sirih hutan juga dapat dimanfaatkan sebagai pestisida nabati untuk mengendalikan hama penghisap[2]

Kegunaan[sunting]

  1. Batuk
  2. Sariawan
  3. Bronchitis
  4. Jerawat
  5. Keputihan
  6. Sakit gigi karena berlubang
  7. Demam berdarah
  8. Bau mulut
  9. Haid tidak teratur
  10. Asma
  11. Radang tenggorokan (daun dan minyaknya)
  12. Gusi bengkak (getahnya)
  13. Membersihkan Mata
  14. Bau ketiak

Pemakaian luar[sunting]

  1. Eksim
  2. Luka bakar
  3. Koreng (pyodermi)
  4. Kurap kaki
  5. Bisul
  6. Mimisan
  7. Sakit mata
  8. Perdarahan gusi
  9. Mengurangi produksi ASI yang berlebihan
  10. Menghilangkan gatal
Gilaa.... banyak amat yaa manfaatnya, sungguh terlalu jika aku mengacuhkan tanaman kesayangan emakku...


2013
Aku dan Pohon ( apapun itu jenisnya asal bermanfaat ) kembali belajar menghargai tanaman, untuk penghijaun, untuk lestarikan alam. Untuk sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan dan kesehatan manusia di masa kini juga masa yang akan datang .

POHON SIRIH KENANG-KENANGAN EMAK.....bertahan kurang lebih 17 th yang lalu hingga kini masih tumbuh dengan suburnya...

doc.2013

NB: terinspirasi dari artikelnya bunda yati mulai belajar tanam-menanam seperti emakku dulu :) semoga tanaman-tanaman yang aku tanam tumbuh subur dan bermanfaat..












 Postingan ini diikut-sertakan dalam "Give Away Aku dan Pohon"

Related Posts
Previous
« Prev Post