TERNYATA HARUS KU AKHIRI

Mungkin inilah jawaban yang selaama ini aku tunggu.... mengakhiri hubungan ku denga kamu, sudah terlalu lama aku pendam rasa yang membuatku tidak nyaman mengikat hubungan denganmu... entahlah ini soal rasa, aku sudah berusaha untuk menerima kamu tapi... rasanya selalu saja gelisah dan tanpa arah, sebenarnya kanu tidak salah, sama sekali, bahkan kamu terlalu baik untuk ku sakiti, tapi, sekali lagi ini tentang rasa, aku masih bingung dengan  kamu , cinta ?? aku tidak ada .. maafkan aku di penghujung tahun ini harus ku akhiri hubungan kita.. walaupun aku tahu kamu pasti terluka..



surat ini untuk kamu

Assalamualaikum wr. Wb
Hay.. bagaimana kabarmu dan keluarga disana ? semoga selalu dalam lindungan Allah SWT, aku sengaja menulis surat ini special untukmu,, karena mungkin hanya dengan media ini yang dapat sedikit membantu menyampiakan tentang rasa… 
Sekelumit kisah tentang kita,  ruri & ulfa
Tahun 1992
Tepatnya bulan juli 1992 awal masuk sekolah tingkat dasar, masih unyu-unyu ya… J tak begitu jelas sosok tentang dirimu, tapi aku masih ingat betul dengan nama panggilanmu … iya Ruri namanya, siswa terpandai di angkatan kita saat itu, dan selalu menjadi sang juara hihihihi….. pasti orang tuamu bangga dengan kamu, lain cerita dengan ku , aku hanya gadis biasa yang tak begitu pandai tapi selalu beruntung mmmmm…….beruntung karena selalu naik kelas, beruntung karena tak pernah dapat hukuman dari para bapak ibu guru, beruntung karena bisa lulus… :D
Kenangan sekolah dasar begitu melekat pada ingatanku, karena kekonyolan diriku dan geng kecilku itulah yang sampai sekarang tak pernah terhapus dari ingatan kami. pasti kamu tahu kan siapa geng kecilku tanpa aku harus menyebut namanya,, ya merekalah sahabatku hingga detik ini … semoga..
Aku juga tak begitu mengingatmu sejak kapan kamu pindah dari sd kampung kita, pindah kemana pun aku juga tak tahu juga tak mau tahu, hihihihi,,, maklum siswa sd yang masih lugu dan seadanya, apalagi semua identitas tentangmu sama sekali aku tak tahu, ya.. yang kuingat saat itu hanya sepenggal nama panggilanmu saja dan kakekmu yang setia menemani hari-harimu, juga juaramu, yup cukup itu saja selebihnya aku tak tahu…
Hingga waktu terus bergulir membawa kemasa yang lebih tinggi, jenjang menuju masa depan masing-masing…. Dan kamu telah berpisah dari dunia kami.....
Tahun 2011
Jika tidak salah ingatan bulan juli 2011 kembali kutemukan keberadaanmu di jejaring social di kala itu, tapi aku tidak yakin apakah itu ruri , teman sdku dulu?
 Syahruri lutfioni nama fbmu. Aku tidak tahu siapa nama panjangmu saat sd dulu, karena yang ku tahu hanya ruri saja, apalagi dengan bentuk wajahmu sama sekali tidak bisa kuingat, penasaranku semakin besar dan kuputuskan untuk menelusuri tentang dirimu..
Yaaaa,,,, memang tidak salah tebak , kamu memang ruri teman sd ku dulu, sang juara hahaha… senengnya persaanku saat itu bisa bertemu kawan lama semenjak sd dulu, walaupun kamu sama sekali tidak ingat denganku, itu wajar bagiku , masalahnya sudah berapa tahun kita tak pernah berjumpa juga saat sd dapat dipastikan kita tidak pernah kenalan dan mengenal, sudahlah itu tak penting, bagiku yang terpinting saat ini , aku berusaha kembali mengingatkanmu tentang sd kita dulu, ternyata kamu sedikit mengingatnya walaupun tidak sepenuhnya, perkenalan berlanjut kejenjang dunia nyata, tapi masih sebatas telpon seluler, aku ingat kamu transfer pulsa 10rb, hhihihi, itu katanya tanda untuk perkenalan kita kembali , kamu emang dermawan kawan, terimakasih ya...
Saat itu kamu masih kerja keliling nusantara , apakah kamu masih ingat juga, malam-malam ramadhan dengan setia kamu selalu membangunkanku santap sahur, sepanjang bulan ramadhan, entah berapa ratus ribu pulsa kamu sumbangkan ke aku untuk “nggugah sahur “ semoga Allah membalas niat baikmu ya,,,karena aku tak mampu untuk membalasnya,
Dan saat yang membahagiakan juga mendebarkan itu tiba juga, iya sesuai janjimu,  ingin bertemu langsung denganku bukan hanya lewat suara atau hanya melihat gambarnya saja, aku pun menyanggupi keinginanmu silaturrahmi dihari yang fitri datang kerumah orang tuaku malam takbiran . jujur saat itu sempat kurang percaya diri, ingin rasanya melarikan diri masuk kebumi agar kamu tak pernah bisa menemuiku, tapi ku urungkan niat jelekku,
Ku tata kembali hatiku dan harus menghadapimu apapun yang terjadi, biarlah terjadi…
Bismillah untuk pertama kali setelah sekian tahun lamanya berpisah dan bertemu kembali dengan mu kawan sd ku.
…… Ruri ???
Iya….( saat kamu berkunjung keruma ortuku, berduan dengan temanmu/ atau saudara mu mungkin )
Serasa ingin lari karena semakin kehilangan rasa percaya diri, tapi sudah didepan mata ahhh.. bodohnya aku, kenapa setiap di ajak ketemuan dengan pria baru selalu bertingkah seperti itu…
Tak seburuk yang aku kira, hubungan kita semakin dekat, aku pun mengajak kamu silaturrahmi ke geng kecilku, ternyata sahabatku sama seperti aku pangling dengan dirimu yang sekarang, hahaha,,,,anak-anak sd yang lucu J
Entahlah ini tentang rasa, bagaimana persaanmu tentangku ? aku masih belum tahu, tapi yang kutahu, kamu atau aku ya... yang mengajak jalan-jalan di waktu itu.. hhehehe iya kita sama-sama mau watu dodol berakhir di lesehan purwoharjo menutup perjalanan sehari kita, dan gelang pemberianmu masih kusimpan rapi di kotak perhiasanku dan tak akan pernah ku pakai karena kebesaran hahaha,,,,,,,, tapi tak apalah mungkin suatu saat nanti saat aku gemuk gelang itu cukup di lenganku,, terimakasih banyak ya repot2 kamu belikan aku gelang di Sulawesi sana, maaf sekali lagi semoga Allah membalas niat baikmu, karena aku tak mampu membalasnya,
Masih tentang rasa, aku masih tak tahu bagaimana perasaanmu selanjutnya denganku, masih ingatkah kamu perjalanan kedua kita, jember… mengantarkan ku berkunjung kerumah saudara baru ku, itu twin kalau aku memanggilnya, jauh bukan jember – rogojampi, kamu pun juga tidak keberatan mengantarkanku kesana, perjalanan sehari dan berakhir di “mi pangsit petung” favoritku dan sebatang coklat kesukaanku mengakhiri pertemuan kita yang kedua, hatiku sempat berdesir saat itu , ahhhh… ini tidak boleh terjadi, mungkin ini semua hanya sebatas kebaikan sahabat, pikirku saat itu. Untuk yang ke tiga kalinya pertemuan denganmu , kamu berkunjung ke warnet tempatku bekerja dan berlanjut mengantar kamu ke stasiun memesan tiket kepulanganmu ke tanah kehidupamu, dan sebelum kamu pulang … surpriseee….. kamu membawa kado besar banget heheheehe suer sempat terkejut juga, apa-apan ini, dan kamu mengucapkan selamat ulangtahun untukku, padahal ulangtahunku bukan saat tanggal itu, tapi tak apa ku tahu kamu mendapatkan info yang salah, hmmm…. Dan aku menghargai usahamu, kado itu masih kusimpan rapi di almari kayu dan tak pernah ku sentuh supaya boneka itu tetap bersih dan anyar J
selalu saja di setiap pertemuan kita kamu tak lupa selalu mentraktir aku hihihihi,,,, benar-benar beruntung diriku makan gratisan terus,,,,,
Hemmm… maaf banget yaa aku hanya bisa memberimu foto terbaikku ( menurutku cz photo yang lainnya jelek semua hahaha ) dan se kotak bunga edelwish yang ku beli dari bromo, hanya itu… tidak ada lagi, hiiii.... enggak banget ya pemberiannya...
saat perpisahan itu harus terjadi kamu kembali ke surabaya dan aku kembali kerumahku, ternyata ada yang tertinggal disini iya , hatimu tercecer di hatiku, menyisakan serpihan-serpihan rindu yang mendalam, aku melihat dari sorot matamu saat – saaat terakhir,  ada rasa berat yang menggelayuti, jika boleh,  ingin rasanya masih berlama-lama disini dengan ku , tapi disana masih ada urusan yang menanti, dan akhirnya dengan berat hati kamu kembali ( penilaianku tentang perasaanmu )
kata itu kamu ucapkan kalau tidak salah ingatan lewat sebuah telpon,,,kata jadian di 9 september 2011…. Hehehe, luap-lupa ingat…..
aku kalah kawan, padahal aku tak ingin pacaran seperti yang sudah-sudah,pengennya kenalan cocok taaruf keluarga berakhir di pelaminan tanpa ada kata jadian,  tapi ternyata aku melanggarnya.. hmmmm.. aku menerima jadian denganmu denngan konsekwensi jarak jauh, dan di coba dulu… ( kayak barang aja ya pake di coba-coba dulu hihihihih…..:))
hatiku malu dengan aku, mana kata-kataku dulu yang katanya kuat tanpa pacaran toh akhirnya hatiku runtuh juga dengan soosk kamu pria yang terhitung baru kukenal beberapa bulan yang lalu, tapi satu keuntungannya jarak jauh,, jalani aja dulu sampai sejauh mana, hehehe, kuatkah aku, dan kuatkah kamu ????
kita lihat saja cerita selanjutnya….
3 bulan semenjak pertemuan itu, tahukah kamu, aku mengalami semacam depresi jiwa, tertekan dengan pekerjaan , kondisi lingkungan, kehilangan daya semangat dan masih banyak lagi, dalam keadaan seperti itu aku butuh penyemangat hidup, butuh bimbingan rohani, butuh seseorang yang selalu ada saat ku butuhkan, dan lagi-lagi aku beruntug semua keluarga ku bisa membantu keadaaku yang kurang stabil, itulah salah satu alasannya kenapa tiba-tiba aku menghilang darimu dan semakin jarang menghubungimu sampai-sampai kamu mengirimi aku pulsa 25ribu, aku masih ingat itu, hmmm hutang budiku semakin bertambah ya hehehe…
Tahun 2012
Masih ingat jugakah kamu , di bulan januari katanya orang tuamu mau menemui aku sebagai ajang sebatas perkenalan, dan aku menolaknya iya… saat itu muka ku hancur ( ceritanya panjang tak perlu ku ceritakan tentang hal itu ) bagaimana bisa aku menerima tamu apalagi itu tamu special bagiku,, aku  tak siap, dan akhirnya kuputuskan untuk mengakhiri hubungan kita lewat inbox fb, dengan alasan mukaku hancur, hahahahha, ( saat itu kondisi kejiwaanku semakin tertekan ) tapi kamu masih mempertahankan aku, dan aku pun membiarkannya sesuai apa maumu,
Semenjak kejadian itu, aku semakin menjauh darimu, pasti kamu merasakan perubahannya bukan, ????...aku berkelana dalam keramaian mencari siapa aku, dan kusibukkan diriku dengan segalanya, hingga lambat laun hatiku kembali bertanya siapa jodohku, dimana dia berada? Apakah kamu adalah  jodohku, hanya satu jalan yang dapat memberi petunjuk nyata iya ,,,, dia Tuhanku lewat doa’a serta petunjukNYA,
Menurutku ini pilihan yang berat antara ikut kuliah atau kerja di Surabaya dan menikah denganmu  ????...lagi-lagi petunjuk nyata itu datang, dan aku harus kuliah, dan Alhamdulillah semua jalan di permudah, renacana untuk hijrah kesurabaya mengejarmu dan menetap disana harus ku urungkan. Masih terus berjalan seperti air mengalir hubungan kita, semakin aku disibukkan dengan dunia baruku, aku tak pernah memperdulikan diriku, apalagi memperdulikanmu, kamu pasti bisa merasaknnya kan !!!!....kamu pun juga menghilang, sama juga denganku , kita memang tidak jelas, dan remang-remang, aku diam kamu pun diam, dan akhirnya kita menghilang sejenak…. Hilang komunikasi dan segalanya tentang rasa kita….
Lagi-lagi ini sebuah ujian untukku, terancam putus kuliah karena biaya, memang sejak awal aku membiayainya sendiri, ortuku hanya semampunya membantu, dan itu tidak masalah bagiku , karena saat awal kuliah aku sudah memilih jalan ini, ingin menghubungimu dan segera bawa aku pergi bersamamu menikah, mungkin itu jalan keluar terbaik menurutku, tapi lagi-lagi petunjuk itu datang, bukan itu jalan keluarnya, iya…sempat tersadar aku, bukankah kamu dulu masih mempermasalhkan dengan ekonomi dan soal pekerjaan, bagaimana aku bisa setega itu memikulkan tangunggjawabku di kamu… sementara kamu juga tulang punggug keluarga di sana,, aku tidak tega….akhirnya ku urungkan niat itu dan kembali membisu, hanya petunjuk-petunjuk doa yang dapat membantu,dan Alhamdulillah aku lulus ada jalan keluar yang lebih baik untukku mungkin juga untukmu, dan aku beruntung bisa melewati fase ini,,,,
Kita semakin renggang dan menjauh, aku merasakan akan hal itu, namun dengan kesibukanku yang super padat jam 07 – pagi – 23.00 mlam setiap hari seperti itu, aku semakin tak ada waktu untuk menghubungimu walau hanya sekedar mengucapkan salam, mungkin disana sama kamu juga supersibuk melebihi aku, sampai-sampai tak sempat memberi kabar untukku juga, tapi sekali lagi tak perlu di permasalahlan karena itu sudah resiko jarak jauh dan sibuk dengan masing-masing urusan.
Dan tak terasa ramadhan berjumpa lagi, tapi sayang aku tak pernah berjumpa dengan suaramu lewat sms/telpn. “nggugah sahur” s3p3rti setahun yang lalu, dan parahnya lagi aku melupakan hari kelahiranmu,,, hmmmm bagaimana bisa , tapi aku tahu kamu tipe cowok yang nerimo dan legowo, di opo=opokno ora opo-opo hehehe kamu emang pria sejati, yaahh walaupun mungkin  dihatimu sempat sedikit kecewa karena tak dapat ucapan dari kekasih tercinta… J hanya kata maaf yang bisa melunturkan khilafku , semoga kamu memaafkannya,.
Lebaran akhirnya hampir tiba, kamu tahu sangking yakinnya, aku pikir kamu pasti pulang , karena setahun kita tidak berjumpa, pasti dan yakin kamu pulang.. terlalu percaya diri, tapi sebuah sms yang kamu kirimkan untukku, “maaf aku tidak bisa pulang, karena tidak punya uang” serasa ada sesuatu yang sulit untuk di telan, aku tahu mungkin keuanganmu sedang mengalami surut ekonomi, hmmm hanya bisa mengandai-andai , andai saja uang tabunganku sisa ingin mentransfer uang saku supaya kamu bisa mudik, tapi kita sama-sama pas-pasan, hanya bisa merelakan keputusannmu, sekedar kamu tahu, di tengah kesibukanku aku sengaja membuatkan jajan untukmu 3 rasa, dan sarung untuk sholat lebaran di sini, hehehhe tapi sudahlah jajan dan sarungnya sudah ku lelang  kepada yang membutuhkan, memang sengaja tidak ku paketkan karena aku ingin memberikan secara langsung, jujur sempat sedikit kecewa, tapi aku berusaha untuk bersikap dewasa, mungkin memang belum saatnya untuk bisa bertemu denganmu lagi, aku hanya bisa mengirim ucapan lewat sms tapi tak ada balasannya atau mugkin waktu hari raya operator sibuk jadinya smsnya tidak terkirim dan tidak terbalaskan, tapi yang pasti aku memaafkanmu, dan sebaliknya semoga kamu juga memaafkanku…..
Masih seputar kisah hari raya, padahal renacana selanjutnya aku ingin mengajak kamu keliling ke keluargaku juga sahabat n teman-teman kerjaku , bukan untuk pamer, hanya saja untuk mendekatkan hubungan kita agar tidak semakin jauh, dan agar kamu sedikit tahu tentang aku lebih dalam, dan itu hanyalah sebuah rencanaku tapi Allah lah yang menentukannya, dan kenyataannya rencana itu gagal terjadi dan kita semakin menjauh oleh jarak.
Kita punya cerita masing-masing dalam setahun ini, dan tak terasa hubungan kita sudah umur 1, hihihi, ibarat bayi mungkin sudah bisa bicara / tetak , tapi hubungan kita semakin mati di telan waktu, tak ada apa-apanya serasa hening , hambar tanpa rasa, dimana rasa yang dulu ada ??? ibarat bunga, layu sebelum berkembang…itulah cerita tentang rasa kita.
September kemabali lagi, usiaku semakin bertambah tua, kepikiran juga sampai kapan harus melajang ??? sekali lagi petunjuk doa-dao sedikit memberi penawar lara, dan Alhamdulillah tidak sampai depresi jiwa seperti yang tahun lalu, aku bisa melewatinya tanpa kamu di sampingku, mungkin sama seperti aku dulu, kamu super sibuk sampai tidak ingat dengan hari kelahiranku hahahaha… kita emang kompak ya … selalu melewatkan moment2 penting bigitu saja, walaupun itu sebenarnya masalah sepele, dan tak perlu di permasalahkan, tanpa ucapan kita juga panjang umur dan sehat kan!!!!....
Yaa…. Kita sama-sama menghilang di telan bumi kayak siluman, semakin taka da kominikasai, aku sibuk dengan duniaku kamu pun sibuk dengan duniamu , tak tahu kabar berita tentang aku dan kamu, apakah punya cinta dan cerita baru tak ada yang peduli, kamu- kamu aku-aku itulah kita. Kembali lagi , entahlah ini ujian atau hukuman, hampir dipecat / masuk penjara saat warnet yang ku jaga kebobolan, kamu bisa bayangkan kan, betapa panic dan beratnya saat itu mentalku menghadapi musibah ini, tapi allhamdulillah Allah dan keluarga begitu dekatnya denganku, hingga aku terbebas dari segala tuduhan dan aku bisa melewati masa-masa kritis ini, tapi sudahlah tidak terlalu di permasalahkan hanya sekedar ingin kau tahu, aku harus berjuang untuk mengumpulkan kekuatan untuk menghilangkan rasa trauma, agar bisa bekerja banyak tempat untuk biaya kuliahku yang semakin tinggi, dan berusaha tetap bertahan diwarnet karena sementara ini disinilah sumber penghasilan terbesarku untuk biaya kuliah dan aku harus tetap bertahan dengan segala resiko yang tertekan, tapi insyaAllah aku mampu melewatinya tanpa kamu disampingku, karena itulah kehidupan tak ada yang didapat dengan mudah, semuanya harus dengan berusaha dan berjuang semaksimal mungkin , selebihnya Allah lah yang berkuasa atas segala sesuatu,
Menjelang akhir tahun bahaginya hatiku kamu menghubungiku lagi, seperti menemukan sesuatu yang hilang dan telah  kembali, J rencana indah kembali ku buat, sampai2 aku kerja doble2 pagi-sore agar bisa cuti panjang 27-1 januari 2013, aku ingin kesurabaya menenuimu dan keluargamu, juga sahabatku ( seharusnya itu dilakukan seorang pria bukan seorang wanita ) tapi aku tak peduli dengan kata mereka saat itu niatku bersilaturrahmi dan meminta kepastian mau dibawa kemana hubungan kita ini, apakah dibiarkan mengalir kemana-mana, atau kita akhiri saja ?? dan kamupun menyetujui niat dan rencanaku, dan alhasil,, 2 minggu sebelum keberangkatan ku ke sby, sahabatku yang ku tumpangi menginap  pulang , dan aku tidak bisa menginap di tempatnya, masak aku harus menginap di rumahmu,,, tidak mungin kan……mending ku urungkan niatku, sempat kecewa dan sesek didada, aku merasa ini adalah petunjuk terakhir, bukan salah sahabatku, tapi inilah takdair yang menentukannya, bukanhah ini sudah berulang kali setiap aku berencana tentang kamu selalu berakhir dengan kegagalan dan kegagalan,,,,,,,
“ manusia hanya bisa berencana tapi Allah lah yang menentukannya “

Tidak ada yang salah dengan cinta,
hanya saja tentang rasa
 yang tidak bisa menyatu dengan sempurna
mungkin inilah jawaban dari banyak doa-doa
antara kita berdua..
harus berakhir tanpa rasa.........

sekelumit kisah tentang kita kurangkum dalam lembaran-lembaran cerita, 
maaf hubungan kita tak bisa dilanjtkan ke jenjang lebih serius, aku dan kamu terlalu jauh untu ku gapai, walaupun aku tahu betapa setianya kamu menunggu aku, tapi terasa tak adil jika tahun-tahun berikutnya akan terulang lagi seperti kisah tahun-tahun lalu,
maaf untuk yang kesekian kalinya . ini keputusan yang ku pilih, aku dan kamu harus terpisah oleh ruang dan waktu, karena aku tak mampu, walaupun ku tahu kamu mampu,
maaf, bukan karena punya cinta baru dan memilih untuk meninggalkanmu, tapi aku memilih untuk sendiri seperti tahun-tahun sebelumya, dan itu sedikit mendamaikan hatiku, karena terlalu banyak beban yang kupikul , dan untuk sementara waktu biarlah aku dengan sendiri ku lalui tanpa melibatkan dirimu.
Maaf, aku hanya ingin kamu lepas tanpa beban , melangkah dan memilih cinta baru di sana, mungkin ada yang lebih baik dari aku, aku sudah ikhlas dan rela , aku tahu pasti kamu juga iklas dan rela melepas aku, karena ini pilihan dari hati nuraniku bahwa aku tak bisa melanjutkan hubungan denganmu,
 terimakasih atas waktumu untuk membaca surat ini sampai selesai,
oya selamat tahun baru 2013 masehi
semoga di tahun ini lebih baik dari tahun kemarin

wassalamualaikum wr.wb
dalam kamarku, 26 desember 2012  ( 00:00 – 02:00 ) dini hari

balasan dari kamu

rasanya sprti cermin yg d pukul dan hancur berkeping2..dan masih kepingan itupun d pukul dg palu sampai halus dan lembut....
singkat saja,memang sudah mjd hak'mu utk mengakhiri ini smua..aq menghargainya..
tp tlg hargai jg hakQ utk menunggumu sampai habis sabarQ tuk menunggumu..sampai aq merasa tak sanggup lg tuk menunggumu..sampai ALLAH menunnjukkan padaQ mana yg trbaik utkQ..itu saja..tlg d hargai jg yaa. KeputusanQ..
aq g akan ganggu sendirimu lg..ooyaa...smg mbolang'nya sukses ya..smg bs seneng2..smg slmt pergipulangnnya..aminn...
trimakasih da kasi kabar..
Wa'alaikumsalam warahmah...wabarkah...


kesimpulannya ???????????????????????????????????? 
seperti tsunami aceh 26 desember 2004 26 desember 2012
 emoticonswallpapers.com

Related Posts
Previous
« Prev Post

1 comments

Oim
March 10, 2014 at 1:59 PM

semangat.semangat..
jalan masih panjang di depan. yukk mendingan blogging. hee


salam super.
virtuarchive.blogspot.com

Reply
avatar