PERJALANAN KISAH CINTA 1

Satu SMU
Cinta PertamaKu......


Antara benci, cinta dan rindu.......
Tak pernah ku sangka ternyata kebencianku padanya berbalik menjadi cinta, namun semuanya sudah terlambat.

Tahun Pertama
Satu SMU, masa2 indah yang ku lalui penuh kenangan juga haru membiru..banyak hal baru telah kulewati bersama para sahabat-sahabatku yang penuh cinta dan petualangan seru.!!!
Satu SMU dimana awal menginjak perubahan menuju kedewasaan bersikap, juga bertindak lebih maju..
Dan disinilah awal mula ku mengenal rasa yang dinamakan cinta dan benci ,suka dan juga malu ,rindu  terhadap sosok seoarang pria.
Saat di usiaku menginjak masa remaja 15th, masa peralihan pubertas.Begitu indah saat-saat itu mengenal banyak hal yang baru, memang benar masa-masa paling indah masa-masa disekolah tapi tidak semuanya benar.
Hingga akhirnya saat itu dimana pertama kali ku merasakan ini mungkin yang dinamakan jatuh cinta kepada sosok seorang pria.....indah terasa namun juga sakit.. tapi aku terlambat mengartikan itu semua, karena kurang pandainya diriku untuk mengenal rasa.
Pertama kali mengenalnya jujur sikapku biasa saja malah hampir tidak ada rasa , sama ku merasakan seperti teman-teman yang lainnya , tapi tidak dengan dirinya dia menganggapku lebih dari sekedar teman atau sahabat.Kami satu kelas dan setiap hari selalu bertemu dan bertemu sepanjang masa sekolah itu berlangsung dan entah dari mana perasaan itu timbul dengan sendirinya, dia mulai mendekati ku perlahan tapi tidak pasti, aku merasa tidak nyaman dengan perlakuannya terhadapku karena setiap hari kerjaanya hanya menggoda diriku dalam setiap waktu dan kesempatan, dan itu membuatku sangat membencinya, aku selalu cuek , dingin dan angkuh juga malu2 kucing xixixixixi... aku malu banget dengan sikapnya terhadap diriku , ku menilainya sepertinya dia sedang mempermainkan perasaanku, aku menjauhinya setiap kali dia berusaha mendekati ku, aku tak suka dengan caranya,aku tak peduli dengan sorak2 dari teman2ku satu kelas mereka sibuk membicarakan diriku dengan dirinya, lama-lama hatiku juga bingung dengan perbincangan itu. Dan dia semakin semangat mengejarku tanpa memperdulikan sikapku yang semakin dingin dan acuh terhadapnya, Aku semakin benciiiii dengannya, sekalipun aku tak pernah mau melihat dia apalagi berbicara dengannya tapi dia selalu melihatku setiap waktu dan setiap kesempatan dan selalu memanggil2 namaku MARIA.... MARIA..dan selalu tebar pesona dengan ku, karena keluguanku dan rasa maluku yang tinggi aku berusaha untuk tidak GR dibuatnya . Dan aku sukses besar, aku tidak terhanyut oleh rayuan gombalnya.

Akhir semester pertama telah kulalui bersama teman-temanku dan pergantian kelaspun dimulai. Dan apesnya  aku masih satu kelas lagi dengannya , sungguh sangat menyebalkan dan membuatku kembali ke rutinitas yang sama, bertemu dengannya lagi dan aku harus siap dengan keadaan seperti semester yang lalu.
Ternyata hari pertama semester genap dia tidak masuk sekolah,dan itu adalah kabar baik buatku setidaknya di awal semester ini aku bebas gangguan dari dia. hehehe... sedikit leluasa bergerak tanpa harus ada yang memperhatikan tingkahku.
tapi ada apa dengan perasaanku saat ini????? dalam hatiku ku gelisah dan ada sesuatu yang hilang dalam suasana ini, iya... aku merasa tak seperti dulu teman2ku ramai menyoraki aku dan dia dalam segala suasana tapi kali ini tak ada lagi. sepi dengan sendiri.
dalam diamku terbesit bayang tentangnya, ada rasa rindu yang tiba-tiba menyeruak dalam dada..tapi aku selalu berusaha menepisnya dengan aktivitas yang lebih bermanfaat, hanya beberapa hari saja dia menghilang dari kehidupanku dia sanggup membuatku seperti ini bingung  tak menentu.

Saat dia kembali masuk ke kelas ada perubahan yang sangat drastis yang membuatku semakin kehilangan dia untuk selamanya mungkin. Dia benar2 berubah jauuuuh berbeda tidak seperti dulu yang sempat mengenalku yang selalu membuat ramai dalam kelas yang selalu mengganggu ku dalam diam ku dan mengacaukan segala suasana menjadi ceria dan penuh pesona merayu untuk ku.
kadang aku juga rindu saat dia menyanyikan lagu tentang namaku...( maria....maria...maria masih teringat jelas dalam memori ini ) >.< tapi kini, saat ku berani menatapnya kembali, setelah sekian lamanya ku tak berani menolehnya walaupun dengan sembunyi-sembunyi, ku melihat dia yang dingin dan acuhnya seolah ada sesuatu yang merubah semua ini. Dia telah benar-benar berubah dia bukan dia yang dulu yang selalu ceria dan menyenangkan ( tapi saat itu aku masih sangat membencinya ). Ada apa dengan dirinya ??? aku tak berani mencari jawaban atas perubahan terhadap dirinya aku berpura-pura dengan segala cara atas segala sikap penasaranku terhadap dirinya .Tak satu pun sahabat dekatku ku ajak berbagi cerita dengan kegundahan hati ku yang paling dalam ini.Aku hanya bisa berbagi cerita dengan setitik tinta-tinta dalam lembaran-lembaran cerita serta doa-doa malamku dan itu membuat ku sedikit lega walaupun tak pernah ku temukan jawabannya tentang dirinya. Aku masih tidak berani mengakui bahwa aku sangat merindukan sosoknya, dia yang bisa membuatku senyum sendiri saat mengingat kejadian konyol yang dia lakukan terhadap dirku saat itu, dia yang berani menggemparkan seisi kelas dengan rayuan gombalnya untukku dan entahlah apalagi yang dia lakukan terhadapku. Kadang ku menangis jika rindu ini terasa sakit yang membuat sesak seluruh rongga di hati. Aku ingin dia kemabali mengenalku seperti dulu saat dia berusaha mendekatiku. Aku tau mungkin ini karena sikapku yang sangat aneh dan dingin terhadapnya, iya aku menyadarinya mungkin ini salah satu kesalahan terbesarku hingga aku terlambat menyadarinya, mungkin kalau aku sedikit terbuka mau mengenalnya lebih  jauh dan lebih baik mungkin tidak akan terjadi sepeti ini. Namun kembali lagi aku masih egois dan kaku , aku benar2 berusaha menghindarinya seolah aku bersyukur karena dia tak lagi menggangguku seperti dulu. Aku membohongi hatiku dan aku memilih terluka yang sangat dalam dengan rasa rindu yang menyiksa.Aku takut jatuh cinta karena aku tau belum saatnya aku berbagi hati,ku merasa diriku terlalu muda untuk hal semacam itu dan aku takut hanya itu saja alasannya. Kuputuskan untuk menepis segala rasa yang ada walaupun itu teramat sakit luar biasa.Aku memilih dalam diam untuk mencintainya, kadang sakit ini membuatku hampir menyerah tapi aku berusaha sekuat tenaga untuk menyimpannya rapat-rapat, rasa maluku lebih besar hingga ku bisa melewati penyiksaan rindu ini.

Tahun kedua
Liburan panjang akhir semester membuatku semakin gelisah dan tersiksa, aku tak bisa lagi melihatnya untuk waktu yang lumayan lama 1 bulan.Aku benar-benar baru tau ini yang dinamakan penyakit malarindu tripukagen sangat sakittt sekali dan obatnya hanya satu yaitu ketemu...
kecintaanku terhadapnya sungguh terlalu dalam, sepanjang malam ku selalu bermimpi bertemu dengannya dan bersamanya berbagi cerita dan bahagia walaupun hanya lewat mimpi hatiku senengnya luar biasa hingga semangatku kembali bermauara, sungguh dasyat kekuatan cinta. Iya dialah sosok pria pertama yang ku benci dan ku cinta dan ku rindu kehadirannya. aku suka tidur karena dia selalu hadir dalam mimpi-mimpiku ..( mimpi kali yeee ... hehehe mungkin itu istilah tepat untuk diriku untuk dirinya )

kelas baru suasana baru semuanya baru keculai hatiku yang masih sama menunggu dia yang berharap dia selalu ada disini bersamaku, tapi itu hanyalah harapan semu yang tidak berlaku untukku, kabar yang membuatku kembali terluka saat mendengar bahwa dia akan meninggalkan semuanya termasuk hatiku yang sedang sakit parah karena rindu....sesak rasanya semakin sakit dada ini, dan aku masih sama membisu bersama rinduku , kemabli membohongi hatiku dengan berpura-pura biasa saja, saat temanku mengabari kabar itu. Aku hanya diam menyaksikan dia dari jauh dengan switer hitamnya bersama ibunya menyelesaikan proses kepindahannya, aku masih ingat betul terakhir mataku menatap nya ada perasaan tak rela tapi tak berdaya dan tidak bisa berbaut apa-apa,seolah aku mengikhlaskan kepergiannya untuk selamanya tanpa berucap sepatah katapun, hatiku menangis tak tertahankan hingga membuatku tak bertenaga tp masih kuat berjalan untungnya hehehee...
Tak sempat ku ucapkan kata maaf kepadanya mungkin yang iya tahu tentang diriku saat itu hingga kini aku sangat membencinya, dan itu membuat dia lega dengan meninggalkan diriku dan kenangan rindu ku. Dia tak akan pernah tau bahwa selepas perubahan sikapnya terhadap diriku , aku jatuh cinta kepadanya hingga rinduku semakin menyiksa batinku tanpa aku bisa mengungkapkannya.

Kembali ku menghibur hatiku dengan segala cara dan dorongan dari hati bahwa inilah jawaban atas doa-dao ku dia bukan yang terbaik untuk ku, Allah menjauhkan kami berdua sejauh-jauhnya dan aku terselamatkan dari nafsu syahwat yang dahsyat, karena Allah tak rela melihatku tersikasa dengan segala rasa yang belum halal adanya. Hari-hari ku lalui dengan segala aktivitas keramaian aku tak boleh berlarut larut dalam penyesalan cinta yang belum halal ini, biarlah Allah saja yang mengetahui bahwa aku pernah mencintai dia dan merinduinya sepanjang waktuku hingga kini. Namun aku juga manusia biasa , perasaan itu masih melekat erat dalam hati bahwa cinta dan rindu ingin bertemu masih tertanam kuat dalam hati, segala info berusaha ku dapat hanya sekedar ingin tau kabar dari dia, nomor telp rumah yang dulu dia kasih ke aku masih ku simpan rapi, dengan keberanian luar biasa aku mencari kabar tentangnya lewat telp rumah karena hanya itu yang ku punya salah satu cara agar bisa berbicara dengannya,  sampai aku berpura-pura menelponnya dengan nama lain, bahagia luar biasa saat pertama kali aku bebicara dengan nya walaupun dia tau itu bukan aku, dan aku lebih merasa nyaman jika aku tidak jadi diriku saat aku berhadapan dengannya karena hatiku berdetak kencang saat ada dirinya walaupun dia tak nampak.perbincangan kami sangat lancar dan penyamaranku sukses dia tidak tau bahwa yang dia bicarakan dengan ku dan itu adalah aku, sakit semakin dan kecewa saat sebuah pengakuan terungkap dari mulutnya bahwa dia sempat menyukai ku juga, namun karena sikapku yang menurut dia aneh dia menjauhiku dan melupakanku hingga dia memilih cinta yang lain... subhanallah hampir aku tak bisa melanjutkan pembicaraan ini, tapi aku tegar dan pintar menahan segala rasa yang ada, hingga ku akhiri perbincangan dengan alasannya yang bisa di terima, hujan menemani ku sepulang dari telpon umum bersama deraian air mata , aku tak tau menagis karena apa , apakah karena kebodohan sikapku hingga harus kehilangan rasa cinta pertama atau karena dia telah memilih cinta yang lain selain diriku ???

kembali aku menguatkan hati dan imanku bahwa cinta memang tak harus memiliki, karena cinta yang abadi hanyalah cinta kepada Illahirobby...
kususuri hari-hariku dengan selalu optimis bahwa yang memberi cinta ini adalah Allah dan semuanya ku kembalikan kepada sang maha pemilik cinta, Aku terus berjalan ke depan tak ingin ku terus berlarut larut menoleh ke belakang. Allah begitu menyayangi hamba-hambanya yang selalu memohon kepadaNYA dan inilah salah satu petunjuknya bahwa aku harus sadar diri bahwa aku dan dia tidak di takdirkan untuk bersama selamanya. Dan aku harus ikhlas,seikhlas ikhlsanya atas apa yang terjadi terhadap diriku dan dirinya.

Tahun ke tiga
Sampai hari ini aku masih tak bisa membohongi hatiku keinginan terkuatku , aku ingin sekali bertemu dengannya dan mengulang pertemuan kita dulu, aku rela walaupun  hanya sekedar jadi teman biasanya, tidak lebih, karena aku tau siapa diri ku dan siapa dirinya.
Detik-detik masa terakhir menimba ilmu disini tak lagi ku mendengar kabar darinya, ku juga tak berani lagi menghubunginya walaupun nomor itu telah tertanam dalam memori otakku, aku tak ingin rinduku menyiksa lagi. dan hingga tahun terakhir ini aku tak pernah jatuh cinta lagi, seolah hatiku benar-benar telah mati dan beku, tak satupun seorang pria yang berusaha mengenalku lebih jauh bisa membuatku jatuh cinta lagi, bukannya ku trauma atau apa, aku hanya tidak bisa merasakan yang namanya CINTA yang hanya sekedar punya. entahlah kenapa aku tidak seperti teman-temanku yang mudahnya mereka  berganti-ganti cinta,
Aku sebentar lagi terancam putus sekolah ke lanjut perguruan tinggi karena perekonomian keluarga, dan aku memaklumi hal itu,dan kuputuskanku setelah menimba ilmu disini, ku akan merantau berharap hidup dan asmaraku bisa mengalami perubahan dan bisa mengenal cinta baru.
Dan aku masih sangat berharap terakhir di SMU ini dia yang selalu ku tunggu kehadirannya datang di saat perpisahan sekolah ini di gelar, hatiku benar-benar berdebar saat salah satu temanku memberi tahu ku bahwa dia tadi datang kesini tapi cuman sebentar, ku kecewa lagi untuk yang kesekian kalinya, Ya Allah kenapa dengan hatiku ? kenapa aku tak bisa mengikhlaskannya, sudah sering kali kecewa ini kurasakan tapi kenapa ku masih sangat semangat berharap terhadapnya. seharusnya aku tak seperti ini seharusnya tentang perasaan ini mati bersama rinduku yang terabaikan.
Sampai benar-benar ini yang terakhir aku dinyatakan LULUS tertanggal 14 JUNI aku tak pernah melihatnya lagi dan tak pernah tau lagi kabar tentangnya.....
Air mataku kembali mewarnai hari-hari perpisahan di SMU ini terlalu indah juga mengesankan banyak hal kulewati selama tiga tahun dan yang melekat erat cinta pertamaku kepada dia hingga kini masih terasa bekasnya...


benci yang ternyata adalah cinta ( benar-benar cinta )
cinta yang mengakibatkan rindu
rindu yang terabaikan sakit menyiksa

dan aku bisa melewati masa penyiksaan itu hingga
membuatku tegar setegar karang di lautan lepas
yang tetap kokoh melawan nafsu ku
hingga di halalkannya rasa ini untuk di umbar..
terimakasih ya Allah atas petunjuk dan kasih sayangMU
dan sampai saat ini aku masih sendiri
dalam penantian halalku...

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqarah: 216)

dan cinta selalu ada untukku
CINTAILLAHI.......

Related Posts
Previous
« Prev Post

2 comments

January 14, 2012 at 11:40 AM

Sippp...ayo trus nulis ndukk..

Reply
avatar
January 24, 2012 at 11:47 AM

wkwkwkww masih tahap ajaran kang cz belum lihai seperti akang sofyan ......

Reply
avatar