Maret 2020
Pagi itu masih seperti pagi pada umumnya, cerah tanpa ada mendung sedikitpun namun bumi sedang tidak baik baik saja. Seperti pemberitaan yang ada di semua media dunia, bahwa bumi terserang virus yang super duper maha dasyatnya iya virus"CORONA" namanya virus ini berasal dari negara China yang sudah menyerang cina sejak 2019 dan akhirnya menyebar hampir 99 % penduduk dunia termasuk di tempat tinggalku Indonesia.
Senin 16 Maret 2020 Presiden Indonesia Jokowidodo memerintahkan seluruh lembaga pendidikan dan beberapa kantor dan seluruh pelaku usaha untuk belajar dan bekerja di dalam rumah atau biasa dikenal dengan istilah WFH " Work From Home" dan untuk para pelajar belajar "dalam jaringan " Daring" selama empatbelas hari kedepan. Sempat panik tapi senang juga hahahaha...... rasanya seperti libur walau tak sepenuhnya libur, Jalanan kota juga desa perkampungan seketika menjadi lengang sepi tanpa ada penduduk bumi beraktivitas seperti kota mati, aku melihat informasi dan rangkaian kejadian hanya di TV baik siaran dalam negeri dan luar negeri hampir memberitakan hal yang sama, kosong sepi tak ada penghuni berkeliaran.
Ternyata Virus Corona semakin merajalela dan memakan banyak korban, puluhan, ratusan bahkan mencapai ribuan nyawa melayang tak pandang bulu baik muda tua pria wanita semua terserang virus ganas ini, berita-berita baik di media televisi ataupun media sosial serentak mengabarkan hal yang sama. Seluruh rumah sakit full sesak pasien corona. Semua warga di himbau wajib menggunakan masker dan hanszed, sampai-sampai kehabisan stok masker dan handzed di Indonesia yang akibatnya harga melonjak tinggi.
Angka kematian terus meningkat dari hari ke minggu ke bulan , Pengusaha banyak yang gulung tikar, PHK besar-besaran, pengangguran semakin meluas jumlahnya. Ekonomi dunia terpuruk hampir hancur, transportasi terhenti, pendidikan sempat vakum sementara. Duka, Lara, menderita melebur jadi satu di tahun 2020 dunia terkena Resesi .
Maret 2021
Satu tahun Corona masih menguasai bumi, Pembelajaran masih dilakukan daring, para pekerja masih WFH, hingga kini seluruh sektor lumpuh total, yang awalnya di lakukan hanya 14 hari ternyata tembus sampai 1 tahun. pemberangkatan haji di tunda hingga waktu yang belum di tentukan. Tidak ada hari raya berjabatan tangan, kalaupun terpaksa ada harus jaga jarak sekian meter. PHK semakin meluas, korban virus semakin meningkat banyak yang meninggal, dan syukur Alhamdulillah ya Allah kami sekeluarga bisa melewati masa suram ini, terutama aku dan apak bisa melewati masa seleksi virus ini, tiada henti ku ucapkan rasa syukur atas apa yang terjadi di tahun ini.
Maret 2022
Tahun kedua Virus Corona mulai sedikit ada penurunan baik dari segi kematian dan juga segi perekonomian, memang dampaknya luar biasa sekali banyak korban baik dari segi mental dan material, namun lambat laun dunia mulai bangkit dan mulai menata ulang beberapa sektor, perlahan-lahan yang dulu istilahnya Lockdown atau di indonesia diberi nama PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar ), mulai sedikit di buka dengan standar dan aturan protokol kesehatan yang masih ketat. Raungan suara ambulan juga sedikit berkurang yang awalnya hampir setia jam pasti ada raungan ambulan dan di tahun ini mulai berkurang. Tapi untuk kegiatan pembelajaran masih di berlakukan daring hingga waktu yang belum di tentukan. Para pelajar benar-benar Homescholing yang hanya bisa bertatap muka lewat zoom atau via VC. Ah... kasian mereka... !!! tapi ataukah mereka malah senang dan bahagia ? bukankah doa para pelajar ingin tanggalan merah semua ? malah di tahun 2020 sampai 2021 full tidak masuk sekolah tapi belajar dirumah. Tapi bilangnya ibuibu malah lebih berat dan banyak keluhan terutama emak2 yang anaknya masi sekolah dasar kata mereka malah lebih berat .. hehehehe
Dan akhirnya di penghujung akhir tahun 2022 pembelajaran mulai ada kelonggaran, para pelajar mulai boleh masuk tetapi dengan sistem silang jadi 50 % dirumah 50% di sekolah. karena pemerintah masih belum berani memasukkan 100 % pelajar bersamaan. karena begitu ganasnya virus ini.
Aku ada pengalaman tapi entah beneran kena virus korona atau hanya perkiraan saja, karena waktu itu aku tidak cek lab dan hanya perawatan di rumah. Jadi di tahun 2021 pas hari puasa ke 9 benar- badanku itu panas dan lemas penciuman agak sedikit bermasalah alias tidak bisa mencium aroma-aroma, badan terasa pegal dan kepala terasa pusing, ya seperti flu pada umumnya cuman yang memebedakan itu tidak bisa mencium aroma. Ternyata teman 1 kantor juga mengalami hal yang sama tapi mereka tidak ada yang cek medis, mereka mengobatinya di rumah masing -masing. Akhirnya aku tidak masuk selama 10 hari hehehehe, lalu Apakku ketularan juga ya Allah 10 hari Apak berbaring tak berdaya , Tapi semua bisa kami lewati terimakasih tak terhingga kepadamu Ya Robb.....
Vaksin Covid 19 diluncurkan, sampai 3 suntikan, dan aku hanya 1x vaksin astra sedangkan apak sama sekali tidak aku ikutkan vaksin. Dan Alhamdulillah semenjak kena virus kemarin, kondisi kami semakin sehat dan membaik semoga seterusnya seperti ini Amiin...
Maret 2023
Tepat 3 tahun hari ini 16 Maret 2023, Corona / Covid 19 telah berlalu walau tidak belum seratus 100% hilang, banyak kisah banyak tragedi banyak hal-hal negatif terjadi di zaman itu, tapi di balik musibah pasti ada hikmahnya, tergantung kita bagaimana cara menyikapi dan mensyukuri setiap kejadian.
Covid 19 adalah virus berbahaya saking berbahanya sampi seluruh negara memberlakukan Lockdown beberapa tahun, Virus ini pertama kali muncul di Wuhan China. Banyak Pro dan kontra atas kasus ini. Ada yang bilang ini konspirasi dan lain-lainnya, memang fakta di lapangan korban yang meninggal juga banyak namum masi ada misteri yang belum terungkap Wallahualam Bissawab. Selain itu efek dari virus ini, semua masyarakat dunia saat bepergian ke luar kota apalagi ke luar negeri wajib vaksin sampai 3x dan booster juga. Dan wajib menggunakan masker setiap kali keluar ruangan di tahun 2023 ini.
Selama tiga tahun terakhir ini, kenangan utuk corona... salah satu diantaranya merasakan libur kerja sepanjang kurang lebih hampir 2 tahun setengah kerja hanya separuh waktu dan Alhamdulillah tidak termasuk korban PHK, untuk teman2 yang terkena PHK semangat kawan rejeki Allah maha luas. Dan dampak lainnya pengobatan apak di RS. DR. Sutomo Surabaya di hentikan permanen. ( cerita sakit apak akan ku ceritakan di judul yang berbeda )
Itulah rangkuman 3 tahun masa corona hingga saat ini kondisi bumi mulai berangsur membaik, konser-konser dunia mulai di selenggarakan, bumi mulai bergerak lagi, semoga saja jangan ada lagi virus-virus yang mematikan seperti ini. Dan semoga kisah tentang Virus Zombi hanya ada di Film-Film Hollywood saja dan bukan untuk nyata.
Sekali lagi terimakasih yaRabb.. atas segala nikmat sehat jiwa dan raga hingga saat ini aku menyaksikan virus corona mulai tak nampak lagi dalam berita berita nasional maupun internasional dan semoga saja tidak akan pernah ada dan jangan pernah kembali lagi.
Rogojampi, 16 Maret 2023 09: 05 PM
