KEMBALI SEBAGAI OPERATOR MADRASAH
Seperti yang pernah saya ceritakan di Job's 9 ada kabar yang membuatku syok dan sedikit bergidik bulu roma. Diakhir penghujung 2015 ada kabar tapi belum pasti, saya akan dipindahkan tugas, dan ternyata kabar itu adalah benar adanya. Diawal tahun 2016 dapat kabar dari kepala bagian tata usaha, bahwa saya di pindah di bagian kantor, dengan job's desk sebagai administrator, atau kata lain sebagai operator, Allahhuakbar.... ini apakah yang dinamakan jodoh atau CLBK ? atau apalah. kenapa harus kembali lagi jadi operator sekolah ?
atas dasar apa ? padahal awal mula melamar karena saya lulusan D2 Perpustakaan dan di tugaskan di perpustakaan. Apakah karena saya adalah operator warnet ? jadinya saat ada lowongan di kantor akhirnya sayalah orang yang tepat memenuhi lowongan itu ?
dan padahal orang -orang disini tidak ada yang tahu bahwa saya dulu adalah mantan operator sekolah yang kabur ( mmmmmm ) /\.
Rasanya ingin menolak tapi disisi lain saya masih butuh kerjaan. karena di tahun ini saya sedang melanjutkan study pendidikan S1 Ilmu Perpustakaan, karena sudah merasa yakin bakalan berkarir di jalur perpsutakaan lah, kok ndilalah sudah di pindah lagi ke dunia peroperatoran, padalah di jobs sebelumnya saya melarikan diri dari tugas itu, dengan harapan bisa kembali di perpustakaan, dan sekarang udah dapat jadi pustakwan dan mulai nyaman dengan apa yang saya lakukan, e.... ternyata hanya bertahan setahun di perpustakaan dan lagi-lagi harus kembali menggeluti dunia data data valid verifikasi dan lain lainnya.
Tanpa bisa banyak berfikir panjang dan pertimbangan bla bla akhirnya aku menyanggupi job's yang sebenarnya itu saya hindari.
Dan selamat datang kembali didunia deadline kerjaan yang selalu di tentukan oleh waktu kemepetan dan kawan-kannya. Mau tidak mau saya harus mau menerima tugas baru disini. Ya Allah haruskah aku tolak tugas ini dan tetep bersih kukuh bertahan di perpustakaan ? tapi gaji jadi operator lebih besar dan dapat inventaris seperti laptop dan beberapa tunjangan.
Bismillah aku terima tugas baruku TMT 1 Januari 2016 kembali menjabat menjadi operator Madrasah. Ku jalani tugas baru dengan penuh keterpaksaan, dan berefek dengan kesehatan hormon jerawat di mukaku seolah menunjukkan kondisi psikisku yang amburadul, tapi Alhamdulillah fisik dan psikisku masi kuat, tidak sampai drop dan ngamar di RS seperti waktu jadi operator SD dulu yang keseringan sakit fisik dan psikis. Aku agak sedikit kuat walau di gempur dengan berbagai serangan sana sini deadline yang kian terus terusan bahkan sampai kerja doble siang malam pagi sore non stop gara-gara semua harus selesai tepat waktu, jika tidak akan berdampak / merugikan lembaga.
Disini kerjaan lebih parah dari operator SD saya harus sering dinas luar kabupaten, hapir setiap bulan ada saja surat undangan yang mengharuskan dinas luar , surabaya, situbondo, probolinggo dan beberapa tempat yang masih wilayah jawatimur, samasekali aku masi belum bisa adaptasi. Semua penuh kepura-puraan pura-pura bahagia pura-pura menikmati walau sebenarnya saya lebih tertekan lagi. Kadang sempat kepikiran juga, Ah.. apakah ini karma ku yang meninggalkan tempat lama, tapi ditempat lama saya juga sudah tidak nyaman kerjanya yang mengakibatkan kerja gak karuan dan kurang maksimal dan akan berdampak juga nanti hasilnya buat lembaga tersebut. Dan disisi lain aku sudah bertekad apapun pilihanku aku akan menerima seburuk apapun itu nantinya, dan nyatanya memang tahun terberat di tahun ini, beradaptasi dengan dunia kerja yang belum pernah sama sekali aku kenal. Belum lagi dihadapkan dengan kerjaanku sebagai operator warnet. Sempat pusing gimana ini ngatur waktunya harus bagi tugas 1. kerja operator madrasah ( pagi - siang ) 2. kerja operator warnet ( sore - malam ) 3. kuliah online. Dan yang paling membingungkan saat dinas luar harus kerja di warnet. Dan Alhamdulillahnya semua dapat diatasi dengan mudah dan lancar tidak sampai mengacaukan keadaan semua berjalan dengan baik sampai dipenghujung tahun pertama ini. Aku benar-benar berjalan seperti air mengalir begitu saja walau kadang-kadang tersandung dan ada beberapa sumbatan dan tau-taunya udah dipenghujung tahun. Oya dulu awal-awal masuk saat menerima tugas ini seniorku bilang kamu coba aja dulu kerjaan ini. Sekiranya selama 3 bulan hasil kerjaanmu menghambat kamu akan dikembalikan di perpus, makanya waktu itu saya menerima dan berjalan seadanya toh saya juga masa uji coba. berarti saya ada kesempatan kembali ke perpus. Jadi saya jalani aja dulu di job's yang saat ini. kita lihat saja nantinya sampai mana.
Sudah 31 desember 2016 semua tugas akhir tahun semua deadline sudah saya selesaikan dengan baik sesuai perintah atasan. Dan ternyata masu ujicoba 3 bulan sudah terlewati sampai 12 bulan lamanya, dan artinya saya masi menduduki tugas yang sama sebagai operator madrasah. Saat pembagian tugas awal tahun tidak ada tanda-tanda saya akan di kembalikan ke perpus. Akhirnya saya mulai berusa menerima kenyataan dan mulai mencoba berdamai dengan hati bahwa ini semua harus saya jalani dengan legowo agar tidak menjadi beban dan kepikiran. Dengan gaji yang lumayan untuk menutupi kebutuhan sedikit ada penawar untul tetap bertahan ditengah gempuran kebutuhan hidup yang semakin meningkat, karenanya saya masi tetap bertahan disini juga di warnet juga masih menjalankan kuliah online juga.
Terimakasih diri karena mulai berdamai dengan keadaan dan mulai sedikit bisa menerima kehidupan di tahun ini, Alhamdulillah badan juga bisa diajak kompromi jarang sakit, hanya saja jerawat dimuka semakin memburuk. Semoga saja akan segera berlalu masa-masa suram ini
Semangat buat diriku.. saya pasti bisa.\
ini beberapa penampakan di dalam tahun 2016

.jpg)

