CINTA PADA PANDANGAN PERTAMA
TAK SELAMANYA SEMPURNA
Sebenernya ini kisah udah jaman dahulu sekitar puluhan tahun yang lalu hahahaha... bukan maksud-apa apa hanya saja aku ingin mengenang semua peristiwa yang pernah aku alami terekam dalam gallery kehidupanku, dan saat membacanya kembali , kadang aku tertawa juga terharu kadang sampai menangis dan tak jarang membodohkan kelakuan konyolku ,yang jelas tujuan utama, aku ingin menulis apa saja..... saat aku lupa ada goresan kata yang mengingatkanku kembali...
Seperti gadis pada umumnya usia remaja adalah hal paling tepat untuk membahas cinta, suka , kasmaran , galau dan yang berbau-bau roman picisan sebenernya wanita-wanita dewasa juga kadang masih ada yang mengalami masa-masa itu tetapi tak sebanyak gadis remaja.
YUp cerita puluhan tahun silam memang lebih banyak menceritakan kisah-kisah cinta ku selanjutnya setelah tiga tahun vakum dari dera asmara , seperti judulnya perjalanan kisah cinta 2 , dan berarti udah ada yang ke 1 ya , iya sudah aku tulis di tahun 2012 ini hanya kisah sambungan perjalanan kisah cintaku yang selanjutnya, Pasti semua manusia pernah lah ya mengalami jatuh cinta, sakit hati rindu galau termehek-mehek yang intinya berbalut merah jambu ( LOVE ) masa masa remaja dan ( belum sampai kepernikahan )
" oya nanti aku kenalkan sama temanku ya , anaknya imut banget pas deh sama kamu "
aku hanya senyum menanggapi kalimatnya mbak iluh teman ( senior ) kerja ku yang baru beberapa hari ini,
iya setelah lulus SMA aku memutuskan untuk merantau tinggal bareng budeku di luar pulau jawa, dan kerja disana , kebetulan langsung dapat kerja di studio photo, hanya beberapa hari saja aku bisa adaptasi dengan mereka , sebagai pendatang baru hanya satu modalku sopan santun, juga ini pengalaman kerja pertamaku di pulau non jawa juga dengan orang-orang baru yang tentunya lebih senior baik dari usia maupun pengalaman kerja , dan alhamdulillah semunya welcome menyambut kehadiranku sabegai pegawai baru,
bener banget selang beberapa menit orang yang dimaksud udah muncul didepan studio, persis yang digambarkan mbak iluh,
aku menoleh sekilas dan dia tersenyum pada mbak iluh, tak lama kemudian pintu kaca studio dia buka
Alamaaak... sumpah keren banget ( versi ku loh ya... ) tiba-tiba jantungku berdetak kenceeeeeng banget coba saja detak jantung manusia bisa didenger pastilah aku menjadi orang termalu saat itu untungnya yang bisa merasakan juga mendengarkan hanya diri sendiri.
" hey.. tumben nongol , belanja apa aja tuh, ?? oya kenalkan ini pegawai baru disini, cantik dan imut yaa, ehh bentar-bentar rasa-rasanya kalian berdua kok mirip deh hahahaha "
aku hanya senyum-senyum saja tak menimpali satu katapun mungkin efek terpukau kali ya :)
selanjutnya setelah basa-basi dia mulai tersenyum padaku maaaaak.... jleb... rasanya, hahaha... tapi sayang dia tak menyapaku lebih lanjut lagi, dan dia segera berlalu untuk pergi ya sudahlah..... tapi aku cukup senang dengan senyumanmu yang sedikit itu :)......
Dan seminggu telah berlalu , akupun lambat laun mulai melupakannya, menepis perasaan hatiku yang mulai mengembang ke dia, pertemuan yang hanya sekelibet itu, tidak penting , dia hanya numpang lewat dan berlalu seperti angin . LuPAKAN....
Tapi ternyata aku salah dia muncul lagi malam itu ditempat yang sama tempat aku bekerja, dia mampir lagi menemui mbak iluh tentunya, dan lagi-lagi aku tidak bisa berbohong dengan perasaanku jantungku berdetak lebih kencang lagi , namun aku berusaha menahannya , berusaha bersikap sewajarnya, iya menahan semua gerakan yang mencurigakan agar tidak ketahuan bahwa saat itu aku seneng banget dia mampir lagi !!!!!
sungguh aku tak bisa menyembunyikan perasaanku , dia tersenyum padaku dan lebih ramah lagi, mulai menyapaku, lebih dekat, mengulurkan tangannya untuk memperkenalkan dirinya padaku, , sumpah aku benar-benar...... GROGI tingkat dewa, tapi berusaha setenang mungkin, sambil sedikit gemetar ( efek nerves disalami cowok ganteng kayak artis korea hahahahahaha )
selanjutnya dia memberi nomor hpnya padaku dan meminta no hpku , ooooh nooo mimpikah ini ??? masih dengan keadaan nerves tingkat dewa aku menuliskan no hpku padanya dan menyodorkan ke dia ....kemudian setelah berbincang-bincang dia berpamitan padaku dan mbak seniorku dan dia memberi isyarat ( telp nanti yaaa !!!! )
Gilaaa , aku benar-benar gila, perasaan bahagia yang rasanya seperti ini, baru kali ini aku mencicipinya, rasa apa ini namanaya ??? apakah ini yang dikatakan orang seperti virus merah jambu ??????
aku benar-benar melayang rasanya, penuh kesukaan yang berlebihan ( lebai amat sih ) iya maklum semenjak rinduku yang terabaikan seperti jaman SMA dulu, aku baru kali ini merasakan atau mencicipi perasaan seperti ini, jadi harap maklum lah yaa...
ahahahahaha......... punya teman baru aku bahagia tak terkira rasanya ..tralalala
rasanya aku benar-benar berasa lebih hidup dan bersemangat menyongsong hari esok ( lebay..... ) ah inikah sebuah kekuatan yang bisa membangkitkan semangat jiwa. sedasyat itukah ???
setelah pertukaran no hp kemarin aku juga belum berani menghubungi duluan, biasalah ya gengsi masih menguasai harga diriku sebagai kaum wanita, malu selalu jadi kendala ku dalam pertemanan lawan jenis, tapi aku masih sering senyum-senyum sendiri kalau mengingat dia , aghrhhh rasanya geregetan sekali kenaapa dia tak meng SMS aku atau nelpon aku duluan , haruskah aku ??? oooh tidak aku harus kuat , tidak boleh tidak boleh itu kulakukan.
Dan pada akhirnya, dia duluan yang meng SMS aku, sudah bisa ditebak bagaimana rasa hatiku saat itu,
hahahahahaa... sangat lucu sekali saat pertama kali menerima SMS dari dia, berulang kali aku baca-baca dan baca, dan tentunya secepat kilat aku membalasnya, kegiatan ber sms ria itu berlanjut terus menerus tiap malam menjelang tidur, hampir dipastikan aku kurang tidur gara-gara smsan bertanya tentang kami berdua mulai dari A-Z gag ada habisnya, pertanyaan yang kami lontarkan kadang bercanda dalam selingan kalimat-kalimatnya ah... menyenangkan sekali rasanya, andai saja jari ini ciptaan manusia maka dipastikan jari-jari kami akan patah satu persatu karena terlalu banyak kerja mengetik dan merangkai kalimat .
pertemanan kita semakin dekat, bahkan aku sedikit mengerti dia walau belum semuanya setidaknya ada perkembangan lah informasi tentang dia, kadang kalau dia tidak mampir kestudio aku juga sering merasa rindu hihihihi,,, dan biasanya ku sempatkan untuk sekedar pura-pura lewat didepan konter yang dia jaga , oiya dia adalah mahasiswa disalah satu lembaga pendidikan di kota ini, selain itu dia juga kerja paruh waktu di konter ponsel dan dia tinggal bersama budenya, di alamat yang sama dengan tempat tinggalku saat ini, ya berarti kita ternyata tetanggaan ya hihihi dan sempat tukar alamt juga , dan juga kita sama-sama merantau ikut saudara, kita beda pulau juga beda adat dan beda usia 2 tahun tapi masih dalam satu agama dan satu negara hihihihi, dia anak terakhir dari tujuh bersaudara wah sama aku juga anak terakhir :)
harihari penuh warna dan selalu menyenangkan , hingga pada suatu malam mungkin ponakanku yang sekamar dengan aku curiga kali ya kok aku gag pernah tidur dengan nyenyak walau hp sudah aku silent tapi tetep aja bergetar dan itu pasti mengganggu, selain hp kadang tanpa aku sadari aku juga sering banyak tingkah ( miring ke kiri miring kenan ganti posisi kalau pas capek ) . memang pertemananku tidak aku ceritakan dalam keluarga disini , aku berfikir belum waktunya juga kita baru kenal masih satu bulan lebih juga belum menngenal benar-benar , maksudnya biar nanti dulu ada waktunya untuk kenalan dengan mereka.
ya karena kesibukan kerja masing-masing walaupun hampir dua bulan kita kenal , kita tidak pernah jalan bareng ke suatu tempat misal pantai, atau hanya sekedar jalan ke mall atau kemana gitu, atau makan-makan mungkin, kami tidak melalukan hal-hal lumrah pada umumnya, yup aku cukup bahagai walau hanya dengan sms saja, aku tak pernah meminta lebih sebaliknya dia , kami sudah cukup nyaman menngenal satu sama lain lewat pesan singkat dan pertemuan singkat di tempat kerja sekilas menyapa sekilas memandang tersenyum satu sama lain lambaian tangan dari kejauhan sudah cukup itu.
dan pada suatu malam hpku ketinggalan dikamar aku lupa membawa ditempat kerja dan, tiba-tiba dia mengunjungi ku ditempat kerja dan mencari keberadaanku kebetulan aku pas dijalan mengantarkan cetakan photo kestudio sebelah, ya malam itu dia menemukanku pas di seberang jalanan kota , menghentikan langkahku , aku kaget bukan main, seperti biasa saat bertatapan langsung dengan dia hatiku berdegup kenceeeeeng banget dan kali ini lebih kenceeeeeeng lagi, ada masalah apa memangnya sampai-sampai di benar-benara memburuku. Dengan raut muka bersihnya yang putih dia tersenyum kepada ku lalu menanyakan sesuatu kepadaku
" beneran sms mu tadi ? "
" barusan kan kamu sms aku !! "
" hpku ketinggalan " jawabku singkat
lalu dia menyodorkan hp n-gage nya padaku,
" yaAllah kenapa jadi begini??? dapat diapstikan saat itu mukaku seperti udang rebus merah merona karena malu "
aku meyakinkan ini bukan aku yang mengirimnya lantas dia langsung sedikit muram , dia bilang seharian ini aku smsan dengan kamu mulai sore hingga ini tadi , padahal semenjak kenal dia aku jarang sms jam segitu karena kerja biasanya aku fokus kerja jarang sms walau hp aku bawa , akhirnya dia menyadari juga walau terlihat sekali dalam wajahnya sedikit kecewa , tapi aku lebih kecewa lagi,
dan dia juga bilang " pantes aja bahasa smsnya lain " dan aku semakin pensaran selain sms yang ditunjukkan ke aku barusan apalagi smsnya, dia hanya menunjukkan beberapa sms saja padahal katanya masih banyak smsnya tapi dengan singkat dia bilang " sudah lupakan saja " lalu berpamitan untuk pergi meninggalkan aku dalam kebingungan dan penasaran dan malam semakin kelam dengan semerawut kendaraan kota di malam hari yang dingin...... aku ditinggal sendirian
Aku tahu siapa yang iseng smsasn dengan dia iya siapa lagi kalau bukan keponakanku, aku males untuk menegurnya, walaupun aku geram, dan ingin memarahinya, dan ku anggap tidak ada apa-apa dan segera melupakan sms palsu , toh semua bukti di hp ku sudah dihapus tak ada jejak sedikitpun.
iya aku memang suka dengan dia
setelah lama tak pernah merasakan rasa seperti ini dan baru kali ini rasa itu adalagi ya saat bertemu dia , tapi gag harus aku mengakui dengan cara seperti itu juga kali, aku benar-benar malu dengan dia walau itu bukan aku yang menulisnya dan aku beranggapan murahnya aku ( saat membacanya sms dia tadi ) aku sempat menangis karena malu, iya aku malu, seumur-umur aku gag pernah nembak pria duluan walaupun aku sukanya setengah mati, lebih baik aku pendam , atau aku simpan atau aku bakar atau aku buang dari pada aku harus mengakui hal-hal semacam itu walaupun sebenernya ada yang beranggapan tidak apa-apa wanita nembak duluan, tapi itu tidak berlaku untukku, dan yang membuat aku jengkel dan pensaran hingga menusuk hati adalah sms - sms katanya dia banyak banget dengan kalimat mesra-mesra yang tidak sempat aku baca semuanya karena dia gag mau nunjukin ke aku, juga di hpku udah dihapus. lengkap sudah malunya aku ......
dan setelah kejadian sms palsu itu, dia sedikit berubah dan sedikit berkurang juga smsannya hhehehehe, entahlah apa efek bosan atau karena malas takut kena sms palsu lagi ???? atau yang lebih ekstrim lagi menganggap aku cewek murahan ?? hohohoho aku adalah aku bukan mereka yang seperti yang kamu anggap INGAT ITU baik-baik.........
aku pun memakluminya, tapi emang hatiku gag bisa dibohongi lagi , kadang aku duluan yang sms tapi jarang juga dibalesnya, dan akupun tak peduli masih saja aku sms lagi seperti tidak ada masalah apa-apa, niatku hanya satu berteman itupun kalau dianya mau,
setelah aku risen dari studio foto, kami hampir dipastikan tak bisa bertegur sapa seperti dulu, tak ada tempat strategis untuk ketemuan, walau hanya saling memandang dari kejauhan, sebenernya dia juga menyadarinya kalau aku menyukainya hingga akhirnya dia menembak aku lagi ( sejujurnya aku curiga apa dia ngetes aku atau emang tulus, tapi wong dari awal aku udah jatuh cinta pada dia jadi kalau aku pura-pura menolaknya yo eman-eman juga hehehhehe, dan dengan bismillah 7x aku mau menerimanya selama aku tidak dirugikan secara materi dan fisik akupun mau untuk mencobanya hahahaha siapa tau beruntung ) naif banget yaaa, '
Inilah awal-awal menyakitkan, bagaimana tidak setelah dia nembak aku, dan sepakat jadian apa yang terjadi, baiklah aku akan studi kasus apa akar permasalahannya ? yang jelas sebuta-butanya perasaan cintaku , aku masih bisa meraba ada keganjilan yang membuatku seperti manusia gila, hihihihi, padahal jika mengingat perkenalan awal-awal dulu jari kita hampir patah dan mata kita hampir lepas dan telinga kita hampir jebol juga hp sampai lowbat berkali-kali gara-gara kesringan sms atau telp , masih ingatkah kita sering begadang untuk banyak hal sampai fajar menyingsing setiap hari setiap waktu berturut-turut selama 2 bulan sampai tragedi sms palsu itu terjadi, karena kita menyadari pertemuan fisikpun tak mungkin karena hanya itu jalan satu-satunya untuk menyambung hubungan kita agar semakin dekat dan akrab,
dan yang aku ingat lagi usaha dia benar-benar mencari aku sepanjang jalan dimalam itu hanya untuk memastikan keberanianku menambak dia lewat sms palsu itu, aku melihat dari sorot matanya penuh semangat menanyakan sekali lagi kebenaran sms palsu itu, dan saat dia tahu itu bukan aku, mata bersinar itu kembali redup dan menunduk, yang jelas KECEWA sama aku juga, itulah sebenarnya awal mula akarnya. ( ini penilaianku loh ya... )
dan mungkin dia menyadari juga bahwa sebenarnya aku juga menaruh rasa padanya sejak lama, walaupun aku tak mengatakan secara langsung tetapi aku yakin dia peka dan dapat merasakannya juga hingga akhirnya dia putuskan untuk menembak aku sekali lagi , dan dia berhasil tanpa susah dan payah berjuang mati-matian mendapatkan hatiku, yup sangat mudah....
tapi apa yang terjadi setelah dia mendapatkan hatiku, dia menghilang ditelan tanah atau mungkin angin lebih tepatnya, iya tak ada kabar sms tidak pernah sama sekali dan selalu aku duluan yang memulai tanya kabar sedang apa bagaimana kabarnya dll tapi tak pernah sekalipun dibalasnya dan yang paling menjengkelkan dia tidak mengAKTIFKAN Hpnya selama 1 minggu, padahal selama ini hp itu satu-satunya yang menghubungkan kedekatan kita, walaupun aku tahu tempat rumahnya juga tempat nongkrongnya sekali lagi rasa harga diriku sebagai wanita malu masih menjadi nomor satu, aku tak berani mencari dia di tempatnya .
dan setelah menghilang beberapa waktu dan aku menghubungi ratusan kali dalam sehari selalu setiap hari barangkali sudah aktif kembali hpnya bayangkan gila banget kan aku , ternyata benar hpnya diaktifkan kembali setelah satu minggu lebih menghilang, alasannya macem-macem, dan aku menerimanya dan ku anggap tidak apa-apa hanya saja aku yang berlebihan curiganya, maklumlah ya dia ganteng hihihihi jadinya yaitu takut kecantol orang lain, tapi tetep saja ada banyak perubahan rasa-rasanya aku lebih besar mencintainya ketimbang dia, atau mungkin dia udah bosan atau ??? ah entahlah yang jelas hubungan kami lebih akraban saat kita jadi teman 2 bulan yang lalu sering bercanda dan tidak tegang seperti ini,
setelah kembali ada , dia menghilang lagi lebih lama hampir satu bulan entah kemana, kali ini aku udah gag kuat, akhirnya sempat aku curicuri pandang mencari ditempat tongkrongannya juga lewat depan rumahnya , kali-kali aja dia pas ada disitu dan hasilnya nol, dia tidak ada menghilang lagi dan masih sama aku tak bosan mengSMSnya juga menelponnya walaupun aku udah tahu tidak mungkin dapat balasan dan pasti sms yang aku kirim selalu GAGAL dan telpon selalu di RIJECT hahahahahha,,, tapi aku masih dengan sabar dan setia melakukan kegiatn itu rutin tiap hari sampai HPnya diaktifkan kembali.
untuk yang kedua kalinya dia kembali lagi hp sudah dapat di hubungi kembali, tentu saja aku lega dan bahagia pangeran ku kembali lagi. dan lagilagi aku menerima alasannya aku menganggap alasannya memang masuk akal dan dapat diterima , begitulah cinta .... selalu memaafkan.
Dan kali ini aku lebih berani dan tegas dan menanyakan kejelasan hubungan kita ini mau dibawa kemana ???? , sebenernya dia ini mempermainkan aku atau emang tulus mencintai aku seperti perasaanku tulus mencintainya ? padahal aku tak pernah menuntut yang berlebihan seperti layaknya orang yang mengikat kata jadian, yang biasanya ada kunjungan ketemuan ( makan , ngobrol, jalan-jalan, nonton, shopping, dll ) atau antar jemput seperti supir pribadi, aku hanya ingin dia tetap ada dan mengaktifkan hpnya seperti dua bulan lalu saat kita berstatus jadi teman sudah itu cukup, aku juga tidak pernah menuntut dia harus membelikan ini itu, bahkan hampir dipastikan hubungan kita semakin menjauh, padahal harapanku saat mengikat kata jadian itu , aku ingin kita semakin dekat bahkan lebih akrab lagi dan aku berncana ingin memperkenalkan dia ke keluarga ku disini ( waktu yang tepat untuk akhirnya mengenalkan dia pada bude dan keluarga ),
tapi apa yang terjadi saat hpnya bisa dihubungi kembali aku mencoba untuk menelponnya dan dia mengangkatnya dan percakapan sengit pun terjadi
dia mengajakku keluar malam itu juga, aku bilang ijin dulu sama bude ku, dan aku mnyuruh dia dia yang mengijinkan aku ke bude sekalian perkenalan tapi dia tidak mau katanya masih belum P_D menyarankan aku untuk berbohong pamitan kemana gitu, aku menolaknya jelaslah aku gag mau walaupun aku ngebet banget kangen kepengen ketemu sama dia semenjak risent satu bulan yang lalu aku tak pernah sekalipun melihatnya lagi dan otomatis kangennya pake banget lah ya.....
tapi aku kecewa banget kenapa dia gag mau berusaha untuk berani dan berusaha secara jantan setidaknya membuktikan kesriusan dia terhadap hubungan ini,
" kamu itu serius gag sih dengan hubungan ini , masak nemuin keluarga aku aja gag mau ,"
" aku gag PD , kamu bohong aja kemana gitu keluar sebentar "
" gag bisa aku gag mau bohong apalagi ada ponakanku gag bisa, katanya kamu sayang sama aku tapi kok nyuruh aku kayak gitu, padahal apa salahnya juga kenalan dengan keluargaku disini setidaknya mereka tahu kalau aku dan kamu jadian, jadi saat-saat keluar seperti ini bude tahu aku keluar kemana sama siapa jelas "
" aku malu juga sama ponakanmu,
" emang kenapa, apa karena sms palsu beberapa bulan lalu ? kan udah kita lupakan ? "
" iya itu tetep aja aku gag P_D "
" iya udah gag usah keluar aja, pokoknya selama kamu gag ijin ke budeku aku gag bakalan keluar sama kamu, apapun alasannya aku ingin setiap kepergianku orang rumah tahu aku kemana sama siapa "
klik... sebelum sempat aku menyelesaikan pembicaraan ini, dia langsung menutup telpnya... SELESAI..
Agggrhhh menjengkelkan sekali, apa coba maunya dia itu, tanpa ada keputusan percakapan yang selanjutnya, Okey aku paham ,
setelah percakapan sengit itu, aku kembali menghubungi hpnya lagi lebih dulu, tapi apa ? hahahahahaha penyakit lamanya kambuh lagi, menghilang lagi , sms gagal telp riject, sudah tak ada lagi komunikasi cukup lama hampir beberapa minggu, aku lelah tapi tak menyerah setiap menit, jam, hari, dengan telaten aku miscall, barangkali udah di hidupkan lagi itu hpnya, tapi percuma hp masih membisu, RIJEQ kalau ndak gitu coverage area , kemana coba dia ngilangnya ???
pernah berkunjung ke konternya pura-pura isi pulsa , dia juga tak ada disana, pura-pura lewat depan rumahnya juga sepi tertutup rapat ( gag berani bertamu, rasanya kayak gimana gitu yaa sekali lagi, aku beranggapan aku cewek yang punya malu padahal sebenernya juga malu-maluin juga ya -_____- )
Karena ketelatenanku mengecek keadaan hpnya, akhirnya malam itu hpnya aktif kembali, syukur banget rasanya, akhirnya aku bisa berkomunikasi lagi, aku menelponnya dan dia langsung mengangkatnya, aku hanya menanyakan kenapa ilang-ilang terus ? apa kamu udah bosan ? apa kamu marah gara-gara aku gag mau diajak keluar ? atau punya cewek lain atau kenapa ? kok bener-bener berubah ?
dia selalu punya alasan yang kadang membuatku ingin muntah, tapi sekali lagi cintaku lebih besar dan membuta, hingga akhirnya apapun alasannya aku terima , tapi kali ini tidak, aku marah, kesabaranku memudar, cintaku lelah untuk mencaricari dia yang seperti hantu, antara ada dan tiada,
dan saat pertanyaan pertanyaan itu aku lontarkan dia juga menangggapinya dengan emosi juga
" Va, kenapa kamu bilang kayak gitu ? ??? sebenernya aku masih sayang banget sama kamu,
sekali lagi kamu ngomong kayak gitu mending lupain aku aja "
itulah kalimat yang ku garis bawahi yang membuat hatiku tertusuk dan berdarah, lalu aku membuat keputusan secepat kilat tanpa berfikir panjang juga tak ada pertimbangan dari segimanapun ya malam itu juga aku memutuskan untuk kita putus, hahahahahaha... konyol banget
iya sebenarnya aku kecewa untuk yang kesekian kalinya dan ini menyakitkan menurutku dan walaupun cintaku buta , tapi aku masih bisa meraba, setidaknya jika dia memang tulus dan serius pastilah dia akan mau dan semangat seperti yang pernah dia lakukan saat mengunjungi aku di tempat kerjaku dulu , memamitkan aku dengan jantan mau menunjukkan jati diri berkenalan dengan keluarga jika memang niat mau mengajakku lebih jauh, tapi kalau tidak mau dan masih belum percaya diri ya tidak usah mengajakku keluar bersembunyi-sembunyian , cukup kita berhubungan lewat gagang seluler aja, sampai dia benar-benar siap. tapi kenyataannya dia memang seperti HANTU, menghilang lagi tanpa ada keputusan dan membiarkanku tergantung dengan persaan yang bingung, semenjak kita jadian hpnya hanya bisa dihitung dengan jari beberpa kali saja aktifnya ,, aku tak mau berfikiran negatif lebih lanjut, tapi setidaknya aku mendapat pelajaran yang sangat berharga dari pengalaman CINTA PADA PANDANGAN PERTAMA ini, aku belajar banyak , bagaimana cara menjalin hubungan dengan lawan jenis yang belum jadi apa-apanya ( suami ) dan bagaimana rasanya lelah mengejar hampir kehabisan nafas , bagaimana menjaga martabat wanita timur yang menolak ajakan keluar rumah dengan cara yang tidak benar, ya aku berani melawannya dengan tegas bahwa cara itu tidak jantan kenapa harus bersembunyi-sembunyi ?? walaupun aku sangat suka banget sama dia, tapi aku bisa menahan, tahu kenapa ? mungkin ini alasan terkonyolku, tapi inilah satu-satunya kenapa aku memilih untuk memutuskan hubungan ini, iya aku takut setengah mati, aku takut semakin terpedaya, terlena karena cintaku padanya yang berlebihan, yang mengakibatkan matahatiku semakin buta, dan tentunya aku takut terjerumas dari pergaulan dunia bebas anak-anak kota, takut tidak bisa mengendalikan perasaan, takut tidak bisa memerangi hawa nafsu, sementara aku gadis lugu dari desa, jauh dari orangtua, hidup diperantaun bersama keluarga ( bukan orang tua ) dan baru berusia 18 tahun hampir 19 tahun masih memiliki banyak cita yang ingin aku gapai, dan ini juga pengalaman pertama aku menjalin hubungan ( pacaran ).
Dan semenjak pertama kita jadian sampai kita putuskan hubungan pacaran, dua bulan lamanya aku dan dia menjalin hubungan yang hohohohoho....
tapi dengan percaya diri aku juga masih sering menghubungi dia seperti tak ada apa-apa iya, aku memang memutuskan dia sebagai pacar tapi tidak sebagai teman, dan aku menganggap dia adalah temanku hihihihi,,,,( padahal sebenernya aku masih sayang banget , tapi aku takut dengan perasaanku sendiri ) dan semejak kita putus lah yo kok hpnya gag kesulitan di hubungi...... dan selalu aktif setiap saat, hahahahaha... ANEH
Ah cinta kenapa melelahkan seperti ini ??
atau aku yang berlebihan menanggapinya ???
atau karena cintaku terlalu amat besar ???
atau aku memang tak pernah bisa mengerti cinta itu seperti apa ?
atau aku memang tak pandai menghargai cinta itu sendiri ?
tapi yang jelas
CINTA PADA PANDANGAN PERTAMA
TAK SELAMANYA SEMPURNA
dan biarlah cintaku padanya hanya sebatas teman pada umumnya, agar aku tak kelelahan mengejar-ngejar dia yang seperti HANTU, juga aku bisa menahan hawa nafsu ( hubungan yang belum halal pacaran )