Eh.. tak terasa ya Ramadhan benar-benar akan berlalu, tinggal menunggu sidang isbat hari raya dari pemerintah dan takbir siap di kumadangkan..... ( termehek-mehek )
dan Ramadhan akan berlalu.... masyaAllah.. bener-bener terasa sedihnya..
oh ..bukan , bukan karena belum punya baju baru, atau belum benahi rumah , bukan juga karena belum juga punya gandengan untuk berkunjung ke hari raya ... hihihihi... lantas apa dan kenapa kok Ramadhan kali ini terasa banget perpisahannya, ? bukankah masih ada pertemuan lagi di masa mendatang ?
yap... ada alasan yang membuatku belum siap untuk berpisah dengan Ramadhan tahun ini,
bagaimana dengan ibadah ramdhanku tahun ini ???
aku benar-benar kecewa dengan diriku sendiri, bagaimana tidak ? aku merasa ibadahku kali ini jauh lebih buruk dari Ramadhan kemarin, jika di ibaratkan orang dagang , aku termasuk pedagang yang bangkrut,
Ibadah ramadhanku kali ini benar-benar terburuk mungkin,
diawal H min satu Ramadhan tiba biasanya sesibuk apaun kegiatanku selama aku masih tinggal di kampung halamanku, aku sempatkan untuk berkunjung ke makam emak, dan kegiatan itu sudah aku lakukan semenjak aku mengenal istilah nyekar, ( berkunjung kemakam keluarga menjelang sehari sebelum puasa )
selanjutnya biasanya aku menata rumah dengan bersih-bersih dan lain-lainnya alasannya karena senang bulan suci datang
dan saat malam puasa pertama tiba aku selalu ikut serta sholat berjama'ah isya' lanjut teraweh juga berjama'ah dan dilanjutkan lagi tadaruz bersama sampai menjelang jam 22.00 wib, dan alhamdulillah itu rutin aku laksanakan kecuali pas ada halangan ( men's atau pas ada keperluan )
selanjutnya saat sebelum sahur mendekati imsak aku sempatkan sholat sunnah tahajud, lanjut sahur hingga menjelang subuh dan sempat ngaji di rumah sebentar,
dan pagi jam 07.00 sempatkan juga sholat sunnah dhuha,
hiks.... tapi kali ini ramadhan tahun ini, ???
aku benarbenar tidak melakukan dengan maksimal, alasannya yang pertama , kaki yang habis kecelakaan beberapa waktu yang lalu sebelum puasa membuatku tak bisa berjalan dengan sempurna, akhirnya satu minggu selama ramadhan aku sholat dirumah dengan menyelonjorkan kaki, tidak ikut tarawih, dan setelah kaki sembuh ternyata aku harus sudah mulai masuk kerja pagi dan sore, alamat sudah dipastikan tak bisa ikut teraweh berjama'ah juga tadarus bersama,
selanjutnya setelah dua minggu aktifitas kerja berkurang , tetap aku tak bisa terawih berjama'ah alasannya tamu bulanan datang tepat di malam sepuluh terakhir ramadhan.... dan Tarawih serta tadaruz serta one day one juz benar-benar berantakan dan gagal setengah total #sedihtakberujung#
Ya lengkap sudah,
dan yang paling aku sesalkan lagi adalah terhitung 3 kali aku melalaikan sholat wajib saat berpuasa wajib Astagfirullah alasanya karena pekerjaan yang mendesak, haduh benar-benar dungu dan bodohnya aku, kenaapa sampai seperti itu ??benar-benar serangkaian catatan ramadhan yang buruk, bagaimana bisa aku melakukan itu dengan sengaja alasannya diburu kerjaan....
tapi Alhamdulillah puasa wajib tetep berjalan, entah diterima aatau tidak amalanku selama ini, hanya Allah yang tahu,
itulah yang membuat aku sedih dan takut,
satu permohonanku dimalam terakhir ramadhan kali ini,
berilah aku kesempatan lagi untuk memperbaiki ibadah setelah bulan ramadhan hingga datang kembali ramadhan di masa yang akan datang....
Ya Allah mohon belas kasihmu untuk diriku yang dungu dan dangkal ilmu ini...

